Pemkab Sumenep Intruksikan SKPD Hindari Praktek Pungli

Selasa, 18 Oktober 2016 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Doess

SUMENEP SOROTPUBLIK.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengintruksikan kepada seluruh Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungannya menghindari praktek pungutan liar (pungli), terutama di Instansi Pelayanan Publik. Hal itu selaras dengan Komitmen Presiden Joko Widodo untuk memberantas praktek culas berupa pungli di lembaga pelayanan publik dari Pusat hingga Daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Hadi Soetarto mengatakan, sejauh ini, belum ada laporan dari masyarakat terkait adanya praktek pungli di SKPD lingkungan Pemkab. Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan pengawasan bahkan membuka ruang pengaduan publik baik secara langsung maupun melalui media online yang disiapkan.

”Pemkab akan menindak tegas aparatur pemerintah yang melakukan pungli sesuai ketentuan yang berlaku,” Paparnya, Selasa (18/10/2016).

Pemerintah Kabupaten khususnya Sumenep, kata Hadi Soetarto, mendukung penuh upaya pemerintah memberantas pungli atau pungutan apapun di luar ketentuan. Menurutnya, surat edaran Presiden terkait pemberantasan pungli belum diterima, namun Pemkab sejak awal memiliki komitmen untuk memberantas pungli.

”Secara tekhnis Pemkab telah memerintahkan pimpinan SKPD terutama di lembaga pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT), RSUD dan Puskesmas melalui Dinkes supaya tidak melakukan pungutan diluar ketentuan,” Tegasnya.

Dijelaskan Hadi Soetarto, Tim Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) bersama Pimpinan SKPD langsung akan melakukan pengawasan mengantisipasi praktek pungli.

”Memang Pemerintah sudah semestinya melakukan pelayanan publik secara maksimal, sehingga pungli dengan alasan apapun tidaklah dibenarkan,” Pungkasnya.

 

Berita Terkait

Pihak RSUDMA Akui Poli Ortopedi Tidak Beroprasi Lagi
Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi
Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien
Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan
Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH
SMAN 1 Sumenep Gelar Semarak Lomba Islami 2026
LSM Pantau Soroti Layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar
Direktur RSUDMA Diduga Masa Bodoh di Krititakan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:09 WIB

Pihak RSUDMA Akui Poli Ortopedi Tidak Beroprasi Lagi

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:07 WIB

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:19 WIB

Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:45 WIB

Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan

Senin, 9 Februari 2026 - 06:49 WIB

Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Pihak RSUDMA Akui Poli Ortopedi Tidak Beroprasi Lagi

Jumat, 13 Feb 2026 - 06:09 WIB

BERITA TERKINI

Poli Ortopedi RSUDMA Sumenep Diduga Tidak Beroprasi

Kamis, 12 Feb 2026 - 10:07 WIB

BERITA TERKINI

Direktur RSUDMA Enggan Tanggapi Keluhan dan Saran Pasien

Rabu, 11 Feb 2026 - 05:19 WIB

BERITA TERKINI

Proyek Gedung CMU RSUDMA Menjadi Sorotan Berbagai Kalangan

Selasa, 10 Feb 2026 - 06:45 WIB

BERITA TERKINI

Proyek Gedung CMU RSUDMA Segera Mengelinding ke APH

Senin, 9 Feb 2026 - 06:49 WIB