Nelayan Pulau Buru yang Dinyatakan Hilang, Akhirnya Ditemukan

Jumat, 21 Juni 2019 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Sasana berhasil menyelamatkan Arifin Bugis, nelayan asal Kota Namlea, Kabupaten Buru yang hilang saat melaut. (Foto: Sofyan/SorotPublik)

Tim SAR Sasana berhasil menyelamatkan Arifin Bugis, nelayan asal Kota Namlea, Kabupaten Buru yang hilang saat melaut. (Foto: Sofyan/SorotPublik)

Penulis: Sofyan/Kiki

BURU, SOROTPUBLIK.COM – Arifin Bugis, nelayan asal Kota Namlea, Kabupaten Buru, Maluku dikabarkan hilang saat melaut, Kamis (20/06/2019). Arifin yang berprofesi sebagai nelayan itu, tak kunjung pulang sejak pamit melaut pada istrinya pada tanggal 17 Juni 2019 lalu.

Cemas lantaran suaminya tak kunjung datang, istri Arifin pun melaporkan kejadian tersebut pada aparat kepolisian. Selanjutnya, polisi yang mendapat laporan langsung berkoordinasi dengan Tim SAR dan melakukan pencarian terhadap korban.

“Kami langsung melakukan pencarian terhadap Arifin Bugis pada tanggal 20 Juni 2019 pukul 08.00 WIT bersama Tim SAR Gabungan,” kata Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BPBD Kabupaten Buru, M. Lukman Tukuboya, ST, Jumat (21/06/2019).

Kemudian, tim berhasil mengumpulkan data terkait keberadaan Arifin dari keluarga korban. Pada Kamis (20/06/2019) sekira pukul 09.45 WIT, korban menghubungi istrinya lewat handphone dan menyampaikan keberadaannya di dekat pulau dengan kondisi lemas dan mesin tidak bisa hidup.

“Atas dasar informasi tersebut, kami melakukan tracking/pelacakan keberadaan korban melalui handphone yang dibawanya dengan titik koordinat,” ungkap Lukman.

Setelah dilakukan pelacakan, posisi korban diketahui berada di perairan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula. Karena masuk dalam zona Maluku Utara, Tim SAR Buru menghubungi Tim SAR Provinsi Maluku agar berkordinasi dengan Tim SAR Sanana karena bukan wilayah Provinsi Maluku.

“Tim SAR Sanana langsung melakukan pencarian dan menemukan korban tidak jauh dari titik koordinat yang ditemukan Tim SAR Buru,” ujar Lukman.

Saat ini posisi korban sudah dibawa ke darat oleh Tim SAR Sanana dalam keadaan selamat dan kondisi masih lemas. Dan rencananya, korban akan langsung dibawa pulang ke Kabupaten Buru.

“Kami sudah menghubungi keluarganya. Dan atas nama Pemkab Buru kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Kepulauan Sula serta Pol Air dan Kru Speed Pemda Buru Nahkoda La Ono,
atas kerja sama kita dengan baik,” pungkas Lukman.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB