Naas Almawai,Dibacok Orang Takdikenal

oleh -1.020 views

Penulis : Doess
Editor   : Red
SUMENEP , sorotpublik.com
Naas bagi Almawi (50), Dusun Pagu, Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibacok orang tak dikenal sepulang dari tarawih, Kamis (23/6/2016) sekitar pukul 19.30 Wib.

Aikbatnya korban mengalami luka bacok pada bagian punggung, serta bahu sebelah kiri. Korban dilarikan ke puskesmas Manding untuk mendapat pertolongan pertama, dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moh. Anwar Sumenep, untuk mendapat perawatan medis.

“Benar itu, tadi malam saya mendapat laporan jika ada warga saya yang dibacok orang tak dikenal, sepulang dari tarawih. Tapi sampai saat ini pelakunya masih dalam penyelidikan polisi,” kata Kepala Desa (Kades) Jabaan, Ali Andrian, Jumat (24/6/2016).

Sebagaimana laporan yang diterima, peristiwa naas tersebut bermula saat korban pulang dari sholat Tarawih dari Musholla yang berjarak 100 meter dari rumahnya. Namun ditengah perjalanan, tiba – tiba dari arah belakang ada orang yang membuntuti.

Tanpa curiga, korban menepi dan membiarkan orang itu mendahului. Ternyata apes, orang yang dikira akan mendahului, ternyata membacok punggungnya, menggunakan senjata tajam.
Korban langsung roboh ke tanah dengan tubuh bersimbah darah. Melihat korbannya terjatuh, pelaku langsung melarikan diri.

Selanjutnya korban dilarikan ke puskesmas Manding, untuk mendapat pertolongan pertama. Namun karena lukanya parah, yakni luka bacok di bagian punggung sedalam 5 cm dan bahu kiri atas sedalam 3 cm, korban dirujuk ke RSUD Dr. Moh. Anwar Sumenep.

Sementara informasi yang berkembang di lapangan, peristiwa pembacokan itu diduga akibat dendam lama yang terjadi sekitar 2007 lalu, tepatnya saat itu korban masih tinggal di Desa larangan, Kecamatan Batu Putih. Waktu itu korban sempat carok dengan Sdr. Emmo, dan menyebabkan dirinya di tahan.

Namun untuk lebih jelasnya kasus tersebut, masih menunggu hasil penyelidikan polisi. Karena kasus tersebut saat ini, sudah ditangani Polsek Manding.