Masalah Stunting di Majalengka Jadi Program Kerja 2019

Selasa, 8 Januari 2019 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Hj. Dedeh Nurhayati. (Foto: Sigit/SorotPublik)

Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Hj. Dedeh Nurhayati. (Foto: Sigit/SorotPublik)

Penulis: Sigit/Kiki

MAJALENGKA, SOROTPUBLIK.COM – Stunting masih jadi satu permasalahan terbesar yang dialami oleh anak-anak di Indonesia. Padahal, kasus tersebut menjadi tanda anak-anak gagal tumbuh fisiknya sejak dini.

Karena stunting, kualitas sumber daya manusia bisa menurunkan kemampuan produktif suatu bangsa. Maka dari itu, penting sekali adanya upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.

Merespon hal tersebut, Pemerintah Majalengka melalui Tim Penggerak PKK menjadikan upaya mengatasi kondisi pertumbuhan anak (stunting) salah satu program kerja di tahun 2019.

Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Dra. Hj. Dedeh Nurhayati mengatakan, program tersebut merupakan hasil rumusan serta penyesuaian dari program berjalannya 100 Hari Kerja Bupati Majalengka.

“Melalui bidang Pokja IV, TP PKK Kabupaten Majalengka dan Dinas Kesehatan akan mensosialisasikan mengenai stunting kepada masyarakat,” ungkapnya, Selasa (08/01/2019).

Selain itu, TP PKK bersama Dinas Kesehatan juga akan membina10 orang yang terkena stunting dari jumlah yang tercatat di tahun 2018 lalu. Dari catatan yang ada, kesepuluh orang yang terkena stunting itu berasal dari berbagai desa di Majalengka.

“Dari Desa Jatiraga – Jatitujuh, Desa Tenjolayar – Cigasong, Desa Gunungwangi – Argapura, Desa Rajagaluh – Rajagaluh, Desa Kertarahayu – Talaga, Desa Jagasari – Cikijing, Desa Sindanghurip – Bantarujeg, Desa Patuanan – Leuwimunding, Desa Leuwiseeng – Panyingkiran, dan di Desa Liangjulang – Kadipaten,” demikian catatan tersebut.

Berita Terkait

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi
Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi
DKP2KB Memilih Bungkam Terkait Staf Puskesmas Larang Wartawan Liputan
Okun Staf Puskesmas Dasuk Larang Wartawan Liputan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Kamis, 23 April 2026 - 10:02 WIB

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 April 2026 - 05:02 WIB

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Rabu, 22 April 2026 - 05:08 WIB

Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Pelaku Curanmor di Pademawu Diringkus Polisi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:44 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor

Kamis, 23 Apr 2026 - 10:02 WIB

BERITA TERKINI

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Kamis, 23 Apr 2026 - 05:02 WIB