Libur Panjang, Warga Sumenep Diminta Tetap di Rumah dan Patuhi Prokes

Selasa, 27 Oktober 2020 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Menghadapi libur panjang sejak tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meminta masyarakat untuk di rumah saja dan patuhi Protokol Kesehatan (Prokes). Hal itu guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Masyarakat harus selalu menjalankan protokol kesehatan dan ketika musim liburan agar tetap tinggal di rumah,” kata Humas Satgas Penanganan Covid-19 Ferdiansyah Tetrajaya, Selasa (27/10/2020).

Ferdiansyah menuturkan, pada libur panjang kali ini, diprediksi mobilitas masyarakat akan terjadi dari Sumenep keluar kota, dan hal itu berkaca pada pengalaman sebelumnya kecuali lebaran.

“Kalau libur panjang di Sumenep sebenarnya tidak begitu berpengaruh, justru orang kita banyak yang keluar kota. Jadi bukan orang luar yang datang ke Sumenep,” ujarya.

Sementara Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) Madura Raya, Fadel Abu Aufa mengatakan, bakal mengantisipasi adanya aktivitas di lokasi wisata. Ia memastikan pengelola agar mematuhi protokol kesehatan.

“Kita sudah banyak berkomunikasi dengan berbagai kelompok pelaku wisata bagaimana protokol kesehatan harus tetap diterapkan. Sebenarnya sejak pandemi itu pengunjung wisata menurun drastis,” tutur Fadel.

Ia menyebut protokol kesehatan di tempat wisata sudah menjadi keharusan dan standar yang harus diterapkan. Baik pengunjung wajib memcuci tangan, memakai masker hingga tidak boleh berkerumun.

Cuti bersama ditetapkan oleh Pemerintah mulai tanggal 28 hingga 30 Oktober 2020 dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kemudian dilanjutkan dengan libur akhir pekan pada tanggal 31 Oktober dan 1 November 2020.

Penulis: N/Yusa’
Editor: Heri

Berita Terkait

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:21 WIB

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB