Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya Sumenep Diduga Alergi Wartawan

oleh
Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya Sumenep Diduga Alergi Wartawan
Kantor Dinas PRKP dan Cipta Karya. INSERT: Heri, Jurnalis SorotPublik.com. (Foto: Ist/Yusa'/SorotPublik)

Penulis: Yusa’/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (PRKP) dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang baru, diduga alergi terhadap kuli tinta yang hendak mewawancarai perkembangan pekerjaan yang dilakukan di instansinya.

Hal ini disampaikan Heri, jurnalis sorotpublik.com yang beberapa kali ingin bertemu dengan Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya, Ir. Mohammad Jakfar, namun seolah selalu menghindar dan sering beralasan yang menurut Heri tidak logis.

Loading…

“Aneh, baru tahu kalo di Sumenep masih ada Kepala Dinas yang diduga alergi kepada kuli tinta seperti saya ini,” tuturnya, Rabu (24/07/2019).

Heri menceritakan, pertama kali ingin menemui Kadis PRKP dan Cipta Karya, yang bersangkutan disampaikan tidak ada. Menurut ajudannya, Kadis PRKP dan Cipta Karya saat itu sedang ada acara di Kantor Pemkab Sumenep.

“Ajudannya bilang ada acara di Pemkab, namun setelah saya ke Pemkab nggak ada, (acara, red)” ujar Heri.

Terakhir, jurnalis sorotpublik.com itu kembali mendatangi Kantor Dinas PRKP dan Cipta Karya pada Selasa (23/07/2019) kemarin. Namun sayang, ia kembali harus menuai kecewa.

“Terakhir ada orangnya, tapi tidak ada respon. Hanya saja ajudannya bilang ada tamu, namun banyak pegawainya minta tanda tangan,” papar Heri.

Karena berkali-kali tak ditemui, kemarin ia mencoba menghubungi Kadis PRKP dan Cipta Karya melalui telepon. Akan tetapi, hasilnya masih tetap nihil.

“Sudah (ditelepon, red), tapi tidak diangkat,” tegas Heri.

Alhasil, ia meminta Kadis PRKP dan Cipta Karya agar menghargai tamu yang hendak bertemu. Apalagi jika tamu tersebut seorang jurnalis yang hanya ingin mencari informasi untuk disuguhkan kepada masyarakat.

“Saya berharap ini tidak terjadi di instansi yang lain,” imbuh Heri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalis sorotpublik.com, sejumlah pihak menyebut Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya yang baru memang kurang menghargai jurnalis. Bahkan, yang bersangkutan terkadang mengaku anggota salah satu organisasi kewartawanan.