Heboh! Ada Baku Hantam di Penetapan Nama Calon Ketua DPRD Kabupaten Buru

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana keributan saat sedang Rapat Penetapan Nama-nama Calon Ketua DPRD Buru, Minggu (18/08/2019) malam. (Foto: Adam S/SorotPublik)

Suasana keributan saat sedang Rapat Penetapan Nama-nama Calon Ketua DPRD Buru, Minggu (18/08/2019) malam. (Foto: Adam S/SorotPublik)

Penulis: Adam S
Editor: Kiki

BURU, SOROTPUBLIK.COM – Proses penetapan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru, Maluku diwarnai aksi baku hantam yang menyebabkan Irwan Bachran harus mendapatkan enam luka jahitan di belakang telinga kirinya.

Aksi baku hantam itu terjadi pada Minggu (18/08/2019) malam sekitar pukul 23.45 WIT saat Rapat DPD PG Namlea, Kabupaten Buru berlangsung untuk penentuan usulan nama-nama Calon Ketua DPRD Kabupaten Buru Periode 2019-2024.

Irwan Bachran, yang merupakan salah satu calon pendukung Ketua DPRD Kabupaten Buru itu terlihat keluar dari gedung Kantor DPD PG sambil memegang telinga kirinya yang berdarah-darah dengan menggunakan motor bebeknya.

“Ia tancap gas dan langsung mendatangi SPKT Polres Buru yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari Gedung DPD PG Golkar,” ungkap salah satu teman Irwan yang enggan disebutkan namanya.

Kepada petugas kepolisian, Irwan Bachran mengaku dipukul oleh Rizal Sampulawa, dengan kursi di bagian kepala sebelah kiri. Sementara pelaku pemukulan, Rizal Sampulawa sempat berteriak-teriak di teras pintu masuk gedung kalau Iwan sudah mengadu ke polisi.

“Iwan sudah lapor kantor di polisi,” kicau Rizal berulangkali.

Paska insiden tersebut, ada yang sudah membawa Rizal pergi dari kantor DPD PG. Karena itu, saat petugas piket kepolisian tiba di TKP, oknum yang bersangkutan sudah tidak ditemukan.

Polisi kemudian membawa Irwan Bachran ke UGD RSU Namlea di Lala guna dijahit luka robek di belakang telinganya sekaligus minta dibuat visum.

Keributan dalam rapat itu hanya terjadi sekitar lima menit. Setelah suasana tenang, rapat tetap dilanjutkan hingga pukul 00.04 tengah malam, dengan menetapkan usulan lima nama Calon Ketua DPRD Buru.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB