Evaluasi Program Wajib Diniyah Lancar, Ini Fokusnya Sekarang

Kamis, 5 September 2019 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Wajib Diniyah Dinas Pendidikan Sumenep di Ruang Arya Wiraraja Lantai 2 Kantor Bupati Sumenep. (Foto: Yusa'/SorotPublik)

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Wajib Diniyah Dinas Pendidikan Sumenep di Ruang Arya Wiraraja Lantai 2 Kantor Bupati Sumenep. (Foto: Yusa'/SorotPublik)

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Program Wajib Diniyah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sampai sejauh ini berjalan dengan lancar. Hal tersebut diketahui dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Wajib Diniyah di Ruang Rapat Arya Wiraraja Lantai 2 Kantor Bupati Sumenep, Kamis (05/09/2019) siang.

“Alhamdulillah, evaluasi ini tidak ada masalah dan berjalan dengan lancar,” ungkap Kepala Disdik Sumenep, Bambang Irianto, melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Abd. Kadir.

Sejak beberapa tahun terakhir, kata Kadir, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menerapkan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 15 Tahun 2016 tentang Program Wajib Diniyah di berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Pada tahun ajaran 2016-2017 kemarin Wajib Diniyah ini mulai diberlakukan, tapi baru di Kecamatan Kota Sumenep saja,” terangnya saat ditemui sorotpublik.com usai rapat.

Waktu itu, pelaksana untuk tingkat SD baru sebanyak 34 lembaga. Sementara untuk tingkat SMP ada 5 lembaga dan SMA ada 3 lembaga. Lembaga pelaksana tingkat SMP dan SMA di antaranya SMP 2 Sumenep, SMP 3 Sumenep, SMP 5 Sumenep, dan SMA 1 Sumenep serta SMA 2 Sumenep.

“Pada tahun ajaran 2019-2020 ini pelaksana Program Wajib Diniyah untuk tingkat SMP terdapat 12 lembaga yang tersebar di beberapa kecamatan. Di antaranya Kecamatan Batuan, Manding, Dasuk, Rubaru, Ganding, Kalianget, Bluto, Lenteng, dan Kecamatan Pragaan,” jelas Kadir.

Dengan begitu, jumlah pelaksana program Wajib Diniyah tingkat SMP tahun ajaran 2019-2020 meningkat jadi 17 lembaga dengan 5 lembaga pelaksana sebelumnya. Sementara total pelaksana untuk tingkat SD saat ini sebanyak 230 lembaga.

“Kalau ditotal semuanya dari SD, SMP dan SMA, pelaksana program Wajib Diniyah tahun ini mencapai 250 lembaga,” imbuh Kadir.

Menurut Kabid Dikdas tersebut, perencanaan penyelenggaraan Program Wajib Diniyah  pertanggal 7 Juli 2019 sudah masuk ke dalam payung hukum. Sehingga, kini pihaknya fokus pada naskah dan komunikasi pelaksanaan program unggulan Disdik itu se-Kabupaten Sumenep.

“Ini merupakan awal pelaksanaan Wajib Diniyah Kabupaten Sumenep,” tegas Kadir.

Penulis: Yusa’
Editor: Helmy

Berita Terkait

SMAN 1 Arjasa Menggelar Clas Meeating
Kepala SDN Campor Barat Diajukan Mutasi
SMAN 1 Sumenep Selenggarakan Porasmansa 2025
SMKN 1 Sumenep Terus Menunjukkan Komitmennya
Kasus Kekerasan Siswa di SDN Campor Barat 1 Segera Dilaporkan ke APH
Kepala SMAN 1 Kalianget Menerima Jabatan Baru
SMAN 1 Ambunten Menggelar Serah Terima Jabatan Kepsek
Kepsek SDN Campor Barat 1 Melakukan Kekerasan

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 12:06 WIB

SMAN 1 Arjasa Menggelar Clas Meeating

Minggu, 7 Desember 2025 - 06:13 WIB

Kepala SDN Campor Barat Diajukan Mutasi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:41 WIB

SMAN 1 Sumenep Selenggarakan Porasmansa 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:03 WIB

SMKN 1 Sumenep Terus Menunjukkan Komitmennya

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:24 WIB

Kasus Kekerasan Siswa di SDN Campor Barat 1 Segera Dilaporkan ke APH

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

SMAN 1 Arjasa Menggelar Clas Meeating

Senin, 8 Des 2025 - 12:06 WIB

BERITA TERKINI

Kepala SDN Campor Barat Diajukan Mutasi

Minggu, 7 Des 2025 - 06:13 WIB

BERITA TERKINI

SMAN 1 Sumenep Selenggarakan Porasmansa 2025

Sabtu, 6 Des 2025 - 09:41 WIB

BERITA TERKINI

SMKN 1 Sumenep Terus Menunjukkan Komitmennya

Jumat, 5 Des 2025 - 21:03 WIB

BERITA TERKINI

Kasus Kekerasan Siswa di SDN Campor Barat 1 Segera Dilaporkan ke APH

Jumat, 5 Des 2025 - 06:24 WIB