Enam Wilayah Ambunten Sumenep Masuk 3T, Jadi Target Program Sparkling Jatim

Rabu, 6 Februari 2019 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan listrik baru memakai program Sparkling Jatim di wilayah ULP Ambunten, Sumenep beberapa waktu lalu. (Foto: Rohmat for SorotPublik)

Pemasangan listrik baru memakai program Sparkling Jatim di wilayah ULP Ambunten, Sumenep beberapa waktu lalu. (Foto: Rohmat for SorotPublik)

Penulis: Heri/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Rendahnya Rasio Elektrifikasi (RE) PLN di Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadikan wilayah tersebut sebagai target dari Program Sparkling Jawa Timur.

Berdasarkan penuturan Manajer ULP Ambunten, H. R. Rohmat Supriyanto, SH, dalam berita sebelumnya, setidaknya ada 6 wilayah di Ambunten yang masuk 3T alias terdepan, terluar, dan tertinggal.

“Mereka bisa daftar yang 450. Tapi kalau KTP-nya, NIK-nya tidak menunjukkan (mohon maaf, sekali lagi mohon maaf) keluarga tergolong miskin, minimal dia 900 VA,” ujarnya, Kamis (31/01/2019) lalu.

Dengan kondisi RE di Kabupaten Sumenep, khususnya di wilayah ULP Ambunten tersebut, Rohmat menegaskan warga yang tergolong miskin bisa menggunakan program Sparkling Jatim. Yaitu kemudahan PP yang bisa diangsur sampai 12 kali.

“Kemarin berdasarkan pemetaan oleh tim atau divisi RAM (Real Account Marketing) kami yaitu masih ada potensi P1 itu 476 pelanggan. Sementara sampai proses kemarin yang terserap 64 pelanggan. Jadi masih ada potensi 400 lebih pelanggan yang segera kita eksekusi,” terangnya.

Selain potensi itu, sambung Rohmat, masih ada pula P2. P2 atau kategori 2 adalah pelanggan yang memerlukan listrik, namun membutuhkan jaringan yang jauhnya di bawah 1 kilometer, sehingga perlu penambah tiang.

“Kemudian P3, itu pelanggan yang bisa mendapatkan listrik tapi harus nambah jaringan, itu baik tiang maupun jaringan listriknya di atas 1 kilometer. Itu kita sudah punya potensi yang ada, ya yang terserap sampai saat ini sudah 900 orang,” imbuh dia.

Berdasarkan pemetaan potensi pelanggan itu, selanjutnya tinggal bagaimana pihak PLN melakukan eksekusi di desa-desa terkait. Sementara ini, kata Rohmat, desa yang kemarin sudah masuk baru Juruan Laok, Juruan Daya, Campor Barat, dan sebagian Batuputih Laok, dengan jumlah pelanggan mencapai 900.

“Harapan kami sebenarnya Ambunten ini kalau bisa dalam Januari, Februari, Maret ini bisa menambah pelanggan baru sekitar 5 ribu pelanggan. Dalam hal ini, rasio menaikkan elektrifikasi,” ucap Manajer ULP Ambunten tersebut.

Ia menegaskan, jika selama ini masyarakat beranggapan bahwa untuk memasang listrik susah, mahal, atau PLN seram, sesungguhnya tidaklah demikian. Namun untuk mengatasi hal itu, PLN menerapkan program Sparkling Jawa Timur supaya Jawa Timur menyala, khususnya di wilayah ULP Ambunten, Sumenep.

“Jadi, masyarakat bisa pasang sekarang, ini ada kemudahan dan listrik itu murah. Seperti itu,” tandas Rohmat.

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM
Ketua Senat UIN Madura Sambangi Redaksi Kabar Madura
Kapolres Pamekasan Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi
Akses Jalan Raya Nasional Bau Kotoran Manusia
Pengendara Motor Meninggal Dunia di Akses Jalan Pamoroh
Tersangka Pornografi di Pamekasan Bergentayangan
45 Oknum Kades di Sumenep Diduga Terlibat Kasus BSPS
Kasus Orang Hilang Berlanjut ke Ranah Hukum

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:22 WIB

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Ketua Senat UIN Madura Sambangi Redaksi Kabar Madura

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Kapolres Pamekasan Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

Senin, 8 Juni 2026 - 19:57 WIB

Akses Jalan Raya Nasional Bau Kotoran Manusia

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:42 WIB

Tersangka Pornografi di Pamekasan Bergentayangan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:22 WIB

SUMENEP

Rumah Warga di Giliraja Terbakar Dilalap Sijago Merah

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:12 WIB

BERITA TERKINI

Ketua Senat UIN Madura Sambangi Redaksi Kabar Madura

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:09 WIB

BERITA TERKINI

Kapolres Pamekasan Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:20 WIB

foto dalam kondisi error

BERITA TERKINI

Akses Jalan Raya Nasional Bau Kotoran Manusia

Senin, 8 Jun 2026 - 19:57 WIB