Dilanda Kekeringan Warga Pulau Kangean Beli Air Mineral

Rabu, 6 September 2017 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Jrigen Milik Warga Saat Antre di Sumur

Sejumlah Jrigen Milik Warga Saat Antre di Sumur

Penulis : Doess/Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMKekeringan yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, semakin parah. Terbukti warga di Desa Air Jambu, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean untuk kubutuhan air sehari hari harus membeli air kemasan.

Seorang warga Desa setempat, Ahmad Rahman, mengatakan air sumur di wilayahnya saat ini terus menyusut. Selain itu, air sumur juga kotor dan berlumut. Untuk kebutuhan minum rata-rata warga beli air kemasan yang dijual di toko-toko.

“Sedangkan jarak tempuh yang harus dilalui antara rumah dan sumur sepanjang 500 meter,” katanya, Rabu (06/09).

Namun demikian, Rahman mengaku tetap menimba air di sumur itu. Ketika sudah tiba di rumah, air tersebut kemudian disaring menggunakan kain sehingga tidak terlalu kotor.

“Air itulah yang digunakan memasak dan mandi, termasuk mencuci pakaian,” terangnya menambahkan.

Misnadin warga yang lain mengakui, dirinya memilih tidak menimba air di sumur dengan alasan jarak tempuh yang cukup jauh. Dirinya membeli air kepada warga lain yang biasa menjajakan air.

“Karena sudah kebutuhan mau tidak mau yaa tetap beli,” ujarnya.

Misnadin menjelaskan, untuk tiap tangki yang berisi 400 liter air, biaya yang dikeluarkan sebesar Rp150 ribu. Air tersebut digunakan untuk keperluan minum, memasak dan mencuci pakaian dalam jangka tiga hari.

“Dalam sebulan bila ditotal untuk kebutuhan air bersih  di musim kemarau dikisaran 1 juta lebih. Semoga kemarau tidak berlangsung lama,” harapnya.

Berita Terkait

Kadisdik Restui Study Tour SMPN 1 Sumenep
Kapolres Datangi Bupati Kabupaten Sumenep
Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton
Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:26 WIB

Kadisdik Restui Study Tour SMPN 1 Sumenep

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Datangi Bupati Kabupaten Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:20 WIB

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:21 WIB

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Kadisdik Restui Study Tour SMPN 1 Sumenep

Selasa, 20 Jan 2026 - 07:26 WIB

BERITA TERKINI

Kapolres Datangi Bupati Kabupaten Sumenep

Senin, 19 Jan 2026 - 21:05 WIB

Ilustrasi kecelakaan motor

BERITA TERKINI

Pengendara Sepeda Motor Seruduk Mobil Tronton

Rabu, 14 Jan 2026 - 06:20 WIB

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB