Begini Kronologi Dugaan Pungli oleh Oknum Polisi di Sumenep

Minggu, 17 Januari 2021 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot salah satu isi chat WhatsApp dari oknum polisi inisial Ch kepada Jayadi pada tanggal 10 November 2020. (Foto for Sorot Publik)

Screenshot salah satu isi chat WhatsApp dari oknum polisi inisial Ch kepada Jayadi pada tanggal 10 November 2020. (Foto for Sorot Publik)

Kali kedua ini, Jayadi menunjukkan bukti percakapan via pesan WhatsApp antara oknum polisi itu dengan dirinya kepada SOROTPUBLIK.COM.

Dalam percakapan WhatsApp tersebut, si oknum polisi mengirimkan foto surat keterangan hasil pemeriksaan kondisi kejiwaan HS dari dokter ahli jiwa.

“Dia minta uang Rp 1.475.000 untuk biaya (keterangan) ahli kejiwaan, padahal bapak (HS) enggak ada kejiwaan,” terang Jayadi.

Pasca itu, permintaan uang belum juga berakhir. Si oknum polisi di Polsek Sapeken tersebut meminta uang lagi dengan dalih biaya karantina Covid-19. Padahal, Pemerintah sudah menyiapkan dana pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Karena bapak dibilang terkena Covid, jadi dikarantina memakan dana sebanyak Rp 1 juta,” jelas Jayadi.

Saat ini posisi tersangka HS berada di Lapas Kelas IIB Sumenep selama menjalani proses pengadilan di PN Sumenep.

Jayadi pun sangat menyayangkan tindakan pungli yang dilakukan oleh oknum polisi Ch pada dirinya di tengah menghadapi kasus sang ayah yang dirasa berat.

“Harapan kita karena tugas pemerintah untuk mengamankan, jadi kita harapkan jangan sampai ada pungli kayak pemerasan untuk tersangka ataupun korban,” pungkas dia.

Penulis: Kiki
Editor: Heri

Berita Terkait

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:21 WIB

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB