Bacok Anggota TNI, Dua Pelaku Ditembak Mati

Senin, 22 Juni 2020 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SOROTPUBLIK.COM – Ditreskrimum Polda Jawa Timur menembak mati dua pelaku perampokan dan juga perampasan kendaraan bermotor atau curanmor.

Mereka merupakan pelaku kejahatan jalanan paling dicari oleh polisi karena sudah puluhan kali melakukan kejahatan jalanan di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Kedua pelaku yang ditembak mati Polda Jawa Timur yakni, Samsul Huda (20) dan Heru Kustiawan (25), keduanya warga Plosari Grati, Pasuruan, Jawa Timur.

Pelaku Heru lebih dulu terendus anggota Polda Jawa Timur pada Jum’at 19 Juni 2020, dan petugas yang mengetahui keberadaan pelaku langsung berupaya melakukan penangkapan.

Namun disayangkan, ketika upaya penangkapan, pelaku melakukan tindakan yang membahayakan terhadap petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan tembakan.

Tiga hari kemudian, Senin 22 Juni 2020, pelaku Samsul dapat diamankan petugas. Seperti pelaku lainnya, Samsul juga mencoba melawan petugas dengan melemparkan bondet kearah Polisi.

“Pada saat ditangkap melepar bondet ke petugas dan langsung ditindak tegas. Keduanya sempat mendapatkan pertolongan dengan dilarikan ke rumah sakit namun meninggal dunia dalam perjalanan,” sebut Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kabid Humas Polda Jatim, Senin (22/06/2020).

Lanjut Kabid Humas, dalam catatan Kepolisian ada laporan 24 kasus sejak tahun 2019. Dari 24 laporan itu, lokasi tersebar di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Daerah operasinya yakni, Sidoarjo, Mojokerto, Probolingo, Pasuruan dan setiap kali beraksi selalu melakukan kekerasan terhadap korban dengan senjata tajam dan juga bondet.

Bahkan, salah satu pelaku yakni Heru, telah melakukan pembacokan terhadap Anggota TNI AD bernama Bambang Irawan yang bertugas di Kodim 0820 Probolinggo.

Saat itu korban, mengetahui pelaku itu melakukan pencurian dan mencoba melakukan penangkapan, namun mendapat perlawanan dengan cara membacok lengan kanan hingga putus dan korban meninggal dunia.

“Barang bukti yang diamankan celurit, jimat, bondet dan beberapa buah kunci T serta 4 unit sepeda motor jenis matic,” pungkas Kabid Humas Polda Jatim.

Penulis: Redho
Editor: Heri

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB