Audensi Bupati Dan PMII Berjalan Dengan Kondusif

Senin, 20 Maret 2017 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nikris

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Bupati Sumenep A. Busyro Karim melakukan audensi dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Masyarkat, mebahas maslah agraria yang kini banyak di kuasai oleh investor asing, di ruang adirasa, Pemkab Sumenep, Madura, Jawa timur, 20 Maret 2017

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Sumenep tersebut, masalah hak perlindungan tanah sudah dibuatkan peraturan yaitu perbub 2016 tentang pembelian di lingkaran wilayah kabupaten sumenep, bab 1 terdiri dari pembelian.

Mengenai perbub tersebut setiap jual beli tanah harus melalui proses yang sudah di tetapkan. Sebagaiamana pasal 5 yang terlebih dahulu harus mendapat pertimbangan, pertimbangan yang sebagaimana dimaksud ayat 1 dilaksanakan oleh sekretaris daerah dalam bentuk rekomendasi.

Sekda dalam memberikan pertimbangan sebagaimana ayat 2 memperhatikan saran camat. Camat dalam memberikan pertimbangan sebagaimana ayat 3 memperhatikan  saran Kepala desa atau Lurah Dan rekomendasi ini bersifat mengikat.

Pasal 8 juga menyebutkan bahwa, warga masyarakat baik perorangan maupun badan yang akan melakukan  jual beli tanah menyampaikan surat permohonan pertimbangan kepada bupati melalui camat. Camat memiliki surat permohonan pertimbangan dan membuat saran lalu menyampaikannya kepada bupati melalui sekda.

Setelah proses yang disebut sudah berjalan sesuai dengan aturan, maka bupati berhak menerbitkan atau rekomendasi paling lama 15 hari sejak diterimanya berkas dari camat .

Berkenaan dengan peraturan bupati itu, tujuannya  agar dapat meminimalisir masyarakat yang mau menjual tanah agar tidak terlalu banyak yang di kuasai oleh investor.

“minimal kami dapat menekan orang yang mau menjual tanah, tidak ada konsep yang seperti kecuali sumenep” ungkap bupati Sumenep.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:25 WIB

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB

BERITA TERKINI

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Rabu, 7 Jan 2026 - 13:25 WIB