Asta Pacangagan dan Menyingkap Tabir Tempo Doeloe (2)

Minggu, 29 September 2019 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses jalan paving ke Asta R. Ardikusumo II. Makamnya kini sudah dirawat dan diperbaiki. (Foto: Em Farmuz/SorotPublik)

Akses jalan paving ke Asta R. Ardikusumo II. Makamnya kini sudah dirawat dan diperbaiki. (Foto: Em Farmuz/SorotPublik)

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Sosok Raden Ardikusumo II bisa dikatakan sosok low profile. Beliau diriwayatkan tidak kasokan dimakamkan di komplek Asta Tinggi. Makamnya juga super sederhana. Tidak ada gundukan tanah maupun kijing. Hanya dua batu nisan kokoh yang ditancapkan ke tanah sebagai penanda adanya makam.

“Keterangan yang ada juga sebatas nama, tanpa keterangan siapa beliau dan apa statusnya di Sumenep Zaman Dulu,” kata Ja’far Shadiq, anggota Tim Ngoser (Ngopi Sejarah), beberapa waktu lalu.

Dari sedikit investigasi, ditemukan keterangan bahwa Raden Ardikusumo merupakan Qodi atau Penghulu Keraton di masanya. Keterangan tersebut didapat dari keluarga besar Rumah Panggung Ronggodiboso Kepanjin.

“Menurut sesepuh di Rumah Panggung, Raden Ardikusumo ialah Penghulu. Keluarga Rumah Panggung berbesanan dengan keluarga Raden Ardikusumo,” kata Iik Guno Sasmito, anggota keluarga Situs Rumah Panggung Kepanjin, sekaligus salah satu personel Ngoser lainnya.

Dalam riwayat di keluarga Iik, Raden Wongsokusumo I menikah dengan putri Raden Ardikusumo I. Wongsokusumo I adalah salah satu putra Raden Tumenggung Ronggo Kertoboso Pratalikromo, Hoofd Jaksa Sumenep, sekaligus tokoh yang membantu Sultan Sumenep menerjemahkan prasasti Bali atas permintaan T. S. Raffles.

Dengan kata lain, Raden Wongsokusumo I adalah saudara ipar Raden Ardikusumo II. Riwayat Rumah Panggung juga menyebut Ibunda Pangeran Letnan Kolonel Hamzah (Pangeran Le’nan) pun merupakan putri Ardikusumo I.

Riwayat Rumah Panggung tentang ketokohan Raden Ardikusumo memiliki kesesuaian dengan kisah tutur di keluarga R. Ayu Zainab. Menurut penuturan cucu Zainab, R. B. Fajar Priambadi, Raden Ardikusumo adalah Penghulu Raja.

“Gung Ardi, khususnya yang pertama dan kedua (Ardikusumo I dan Ardikusumo II; red) itu yang dikenal yang menikahkan Raja dan keluarga Raja Sumenep,” kata Fajar.

Menurut riwayat tutur dari Almarhum R. P. Abdurrahman, salah satu cucu R. Ardikusumo II, Gung Ardi merupakan sosok alim besar di masanya, namun tidak suka dikenal orang. “Beliau suka menutupi diri meski sosok yang luas ilmunya,” kata Te Panji Durahman, panggilan R. P. Abdurrahman, seperti disampaikan R. Aj. Munirah, adiknya.

Dalam catatan Silsilah Keraton Sumenep dan riwayat keturunan R. Ardikusumo, Raden Ardikusumo II adalah menantu Raden Adipati Pringgoloyo, Rijksbestuurder (Patih Dalem) Keraton Sumenep.

Pringgoloyo adalah saudara ipar Sultan Sumenep, sekaligus putra Kangjeng Kiai Adipati Suroadimenggolo V, Hoofd Regent Semarang yang disarekan (dimakamkan) di Asta Tinggi.

Saat ini, dengan kerjasama Tim Ngoser dan beberapa pihak yang peduli, salah satunya K. H. Abd. Rahem Usymuni, pengasuh Ponpes Tarate Selatan, renovasi dan bersih-bersih situs di area pasarean Raden Ardikusumo II tahap demi tahap berjalan.

“Alhamdulillah, makam R. Ardikusumo kita rawat dan kita perbaiki, tanpa merusak situs yang ada,” kata Ja’far.

Posisi makam R. Ardikusumo II berada di sebelah selatan komplek Asta K. H. Zainal Arifin Terate. Saat ini sudah ada akses jalan paving dari arah utara menuju Pasarean R. Ardikusumo II.

“Sejatinya bakti situs di Pacangagan ini tidak berhenti di Asta R. Ardikusumo II, karena dari hasil penelusuran masih banyak situs-situs tersembunyi di sini,” ungkap Ja’far. (habis)

Penulis: Em Farmuz
Publisher: Kiki

Berita Terkait

P3-TGAI di Kabupaten Sampang di Kritik
Bupati Kabupaten Pamekasan Lantik 85 Pejabat
Bupati Sumenep Pastikan Harga Tembakau Memihak Kepada Petani
H. Achmad Fauzi Wongsojudo Salurkan BLT DBHCHT
P3-TGAI di Desa Sogian Sampang Jadi Sorotan Publik
Para Terdakwa Meminta APH Segera Tangkap Yang Terlibat Kasus BSPS
Pemerintah Sumenep Memperoleh Kepercayaan Dari Kementrian
Polsek Sapeken Bongkar Ratusan Butir Pil

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:16 WIB

P3-TGAI di Kabupaten Sampang di Kritik

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:18 WIB

Bupati Kabupaten Pamekasan Lantik 85 Pejabat

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:36 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Harga Tembakau Memihak Kepada Petani

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:11 WIB

H. Achmad Fauzi Wongsojudo Salurkan BLT DBHCHT

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:52 WIB

P3-TGAI di Desa Sogian Sampang Jadi Sorotan Publik

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

P3-TGAI di Kabupaten Sampang di Kritik

Senin, 3 Agu 2026 - 17:16 WIB

BERITA TERKINI

Bupati Kabupaten Pamekasan Lantik 85 Pejabat

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:18 WIB

BERITA TERKINI

Bupati Sumenep Pastikan Harga Tembakau Memihak Kepada Petani

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:36 WIB

BERITA TERKINI

H. Achmad Fauzi Wongsojudo Salurkan BLT DBHCHT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:11 WIB

BERITA TERKINI

P3-TGAI di Desa Sogian Sampang Jadi Sorotan Publik

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:52 WIB