Akhir Libur Lebaran, Kendaraan Padat Merayap di Ciwidey-Rancabali

Minggu, 9 Juni 2019 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi arus lalu lintas di Ciwidey-Rancabali hari terakhir libur lebaran Idul Fitri 1440 H. (Foto: Q Agus/SorotPublik)

Kondisi arus lalu lintas di Ciwidey-Rancabali hari terakhir libur lebaran Idul Fitri 1440 H. (Foto: Q Agus/SorotPublik)

Penulis: Q Agus/Kiki

BANDUNG, SOROTPUBLIK.COM – Satu hari terakhir libur lebaran Idul Fitri 1440 H, arus lalu lintas sejak pagi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengalami peningkatan tajam dari arah Ciwidey menuju lokasi objek pariwisata Rancabali.

Kapolsek Ciwidey, AKP Ivan Taufiq, S.H. mengatakan, hambatan jalan terjadi karena didominasi kendaraan bus yang melintas memenuhi jalur objek wisata.

“Hal ini juga ditambah dengan kondisi jalan Ciwidey yang penuh tanjakan dan tikungan tajam dengan lebar jalan hanya cukup untuk berpapasan dua kendaraan,” ungkapnya di lokasi kemacetan, Minggu (09/06/2019).

Diakui Ivan, kondisi jalan yang kurang lebar tersebut menjadi kendala utama di dalam pengaturan lalu lintas. Sebagai antisipasi, pihaknya memprioritaskan arah balik yang bergantian dengan kendaraan arah masuk.

“Kami melakukan itu dari pagi hingga sore. Namun yang lebih diutamakan bagi kendaraan arah balik atau pulang,” terang Ivan.

Menurutnya, puncak peningkatan volume mobil wisatawan memang hari Minggu ini. Jumlah wisatawan pun diperkirakan tidak hanya dari daerah sekitar, bahkan ada yang dari luar kota juga.

“Apalagi hari ini merupakan ahir liburan lebaran, jadi wajar kalau masyarakat ingin memanfaatkannya sebaik mungkin dengan keluarga,” imbuhnya.

Dari data yang diperoleh sorotpublik.com di lapangan, sejak beberapa hari lalu seluruh penginapan di sekitar lokasi wisata Rancabali penuh. Biasanya para wisatawan membooking terlebih dahulu, sementara yang tidak kebagian kebanyakan sewa rumah penduduk.

Kondisi tersebut sebagaimana diungkapkan Yanto, salah seorang wisatawan asal Sukabumi. Ia bersama keluarganya baru pertama kali berlibur di kawasan wisata Rancabali.

Namun meski harus sewa rumah sederhana penduduk, Yanto merasa puas bisa menghabiskan liburan di Bandung Selatan. Masalah kemacetan, menurutnya merupakan konsekuensi yang harus diterima.

“Masih mending kami dari Sukabumi. Malah kami lihat juga ada wisatawan dari luar Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Laju kendaraan menuju lokasi wisata di jalur Ciwidey sendiri diperkirakan mencapai 5 sampai 10 km/jam. Untuk pengaturan lalu lintas, Polsek Ciwidey bekerjasama dengan anggota Dishub, Satpol PP, Linmas, Pramuka, Dinaa Kesehatan, dan PMI.

“Dari kerjasama ini tercipta kondusifitas meskipun para petugas harus mengalami kelelahan. Dan hingga saat ini tidak ada terjadi kecelakaan yang menonjol,” tutur Ivan.

Kapolsek Ciwidey itu juga mengimbau masyarakat pengemudi untuk tidak memaksakan diri bila ngantuk atau kelelahan. Para pengemudi disarankan untuk bergantian dengan temannya, guna menghindari kejadian yang tak diinginkan.

“Selain itu, periksa juga fisik kendaraan termasuk perlengkapan dokumennya. Dengan tertib berlalu lintas, kami yakin tidak akan terjadi kecelakaan atau sesuatu yang merugikan,” pungkas Ivan.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB