BANJIR KIAN PARAH, AKTIVITAS WARGA SAMPANG LUMPUH

Rabu, 13 April 2016 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang-Sorotpublik.com. Musim hujan tahun ini tidak lepas dari bencana banjir yang selalu mengintai aktivitas warga, khususnya di Kabupaten Sampang. Banjir luapan sungai kamuning yang merupakan banjir kiriman dari utara Sampang berdampak besar bagi masyarakat Sampang. Tidak hanya merendam pemukiman di 9 Desa dan Kelurahan, namun banjir juga melumpuhkan perekonomian warga.

Pusat pertokoan dan perhotelan di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Hasyim Asy’ari dan Jalan Trunojoyo yang berada di jantung kota Sampang tutup tidak ada aktivitas jual beli.

“Mulai tadi malam barang-barang sudah terendam banjir. Kalau ruginya sekitar 5 juta lebih,” ujar pemilik toko sembako, Santoso di lokasi.

Dampak banjir juga dirasakan pedagang di Pasar Palawija Jalan Trunojoyo. Sejumlah pedagang menggelar dagangannya di trotoar dan pinggir jalan raya.

“Di dalam (pasar) banjir jadi pindah ke sini,” tutur salah seorang pedagang, Kholifah.

Hingga pukul 09.00 WIB, banjir masih merendam wilayah Kecamatan Sampang kota, bahkan rumah dinas Wakil Bupati Sampang yang berada di Jalan Trunojoyo, juga tidak luput dari genangan air.

Selain itu, sejumlah lembaga pendidikan sekolah di Kecamatan Sampang meliburkan siswanya dari Kagiatan Belajar Mengajar (KBM). Hal itu dilakukan  akibat ruang sekolah terendam banjir dengan ketinggian 20 hingga 40 sentimeter, Rabu (13/ 4/2016).

Bahkan, SDN 3 Desa Gunung Maddah Sampang meliburkan siswanya sejak tiga hari lalu akibat banjir yang tidak kunjung surut.

“Mulai hari Senin lalu siswa kami liburkan, sekarang banjirnya semakin parah merendam seluruh bangunan sekolah,” ujar salah seorang guru SDN 3 Gunung Maddah, Istiqomah.

Selain SDN 3 Gunung Maddah, lembaga sekolah yang membebaskan KBM di antaranya, SMPN 6 Sampang Jalan Imam Bonjol, SDN 1 dan SDN 2 Delpenang Jalan Imam Bonjol, SMKN 1 Sampang Jalan Suhadak, SDN 1 dan SDN 2 Rong Tengah Jalan Trunojoyo dan SMPN 2 Sampang Jalan Bahagia.

“Aktivitas SMKN 1 libur sejak kemarin dan sekarang. Ya, karena kondisinya sudah tidak mungkin untuk kegiatan belajar,” ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Sampang, Yanto yang mengaku rumahnya di Jalan Mawar juga terendam banjir.

Meski sejumlah wilayah di Sampang ketinggian air sudah surut, namun ketinggian banjir di wilayah Sampang kota masih tinggi. Akses jalur utama di tengah Sampang kota ke arah arah Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Bangkalan juga masih lumpuh terendam banjir setinggi 70 sentimeter.

Penulis : MCr

Editor : Roz

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep
Oknum LSM Gelapkan Sepeda Motor Milik Penjual Kopi
Kepala DKP2KB Sumenep Tidak Berani Berikan Sanksi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Minggu, 26 April 2026 - 19:12 WIB

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Kamis, 23 April 2026 - 05:02 WIB

LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB

BERITA TERKINI

BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:12 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Pelaku Curanmor di Pademawu Diringkus Polisi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 17:44 WIB