Program SHAT Jadi Cara BPPKAD Sumenep Dorong Masyarakat Taat Bayar Pajak

Selasa, 2 November 2021 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor BPPKAD Sumenep.

Kantor BPPKAD Sumenep.

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Program Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) menjadi cara Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep mendorong masyarakat taat bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Usaha BPPKAD Sumenep dalam mempermudah pelayanan bayar PBB melalui Integrasi Program SHAT ini salah satunya bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop & UM) Sumenep.

Kepala Bidang Pelayanan dan Penagihan BPPKAD Sumenep, Suhermanto mengungkapkan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan bersama integrasi program melalui Sosialisasi Sertifikat Hak Atas Tanah SHAT) bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Tahun Anggaran 2021.

Integrasi program SHAT dengan perpajakan daerah tersebut tentu sangat membantu masyarakat, karena mereka akan menerima sertifikat tanah secara gratis.

“Program SHAT ini juga ditopang dengan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui Perbup,” ungkap Suhermanto, Senin (02/11/2021).

Melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 20 Tahun 2019, masyarakat Sumenep benar-benar tidak dibebani biaya apapun kecuali hanya pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan nilai pajak yang kecil.

Di tengah kondisi pandemi, tentu saja kebijakan Pemkab Sumenep tersebut mengurangi beban masyarakat. Sebab, mereka tinggal menerima sertifikat baru maupun balik nama tanpa biaya, pun pengurusannya mudah.

“Program ini di samping membantu masyarakat juga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, khususnya PBB yang menjadi target pendapatan Kabupaten Sumenep tahun ini dan merupakan bagian dari program Bismillah Melayani,” pungkas Suhermanto.

Penulis: Brewok
Editor: Heri

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:25 WIB

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB

BERITA TERKINI

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Rabu, 7 Jan 2026 - 13:25 WIB