Berikan Lukisan Kepada Bupati, Sebagai Kenangan Pernah Tinggal di Sumenep

Senin, 6 Maret 2017 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nikris

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Gatot Wijoyo seorang pelukis kelahiran Jogja yang tinggal menetap di ibu kota Jakarta memberikan kenang-kenangan berbentuk lukisan gambar setengah badan bupati Sumenep, A. Busyro Karim, senin 06/02/2017. Lukisan itu di berikan langsung kepada bupati Sumenep melalui istrinya, Ulfah setianingtias di ruang tamu kantor dinas bupati Sumenep.

Menurut Ulfa lukisan itu sebagai bukti bahwa ia dan suaminya sudah pernah keliling daerah yang ada di Indonesia, salah satunya kota Sumenep dan membuat lukisan gambar bupati sebagai bukti bahwa pernah berkunjung di kota paling ujung pulau Madura.

“ini sebagai tanda bahwa kami pernah tinggal di Sumenep selama satu bulan” jelasnya.

Selain itu, Ulfa juga sempat memberikan ulasan tentang gambaran masyarakat Madura yang disimpulkan sebagai perantau Sejati, dengan kata lain warga Madura selalu menerapkan syariat agama (islam), sehingga dari itu orang Madura selalu merasa nyaman meski berada dimana saja.

Dalam lukisan selanjutnya ia pun juga akan membuat ikonis orang Madura, gambar seseorang yang menggendong perahu juga meletakkan Masjid diatas perahu, hal itu sebagai lambang kekuatan orang-orang  Madura.

“untuk menggambarkan orang yang kuat tidak harus dia punya otot, menggendong perahu itu dia juga kuat,” ungkapnya.

Wanita asal Surabaya yang menjadi manager sekaligus istri dari seniman pelukis itu, mengaku bahwa ia sangat merasa nyaman berada di Kabupaten Sumenep dengan lingkungan masyarakatnya yang  ramah tamah dan mudah bersahabat, bahkan sangat berkeinginan untuk mempunyai rumah sendiri di Sumenep.

“Saya sangat senang  di Sumenep ini, bahkan ingin sekali punya rumah di tahun-tahun selanjutnya,” ibu dari satu anak itu mengungkapkan keinginannya.

Mengenai pemberian hadiah yang diberikan, bupati Sumenep sendiri sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan. Bahkan ia berharap hal ini menjadi motivasi bagi warga Sumenep sendiri agar selalu berkarya.

“saya sangat mengapresiasi karya ini dan juga berharap menjadi motivasi bagi para seniman yang ada di Sumenep, karena saya juga sudah banyak memberikan ruang” Kata orang nomor satu di kota Sumenep tersebut.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:25 WIB

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB

BERITA TERKINI

Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan

Rabu, 7 Jan 2026 - 13:25 WIB