RSUD dr. H. Moh. Awar Sumenep Raih Akreditasi

oleh
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar dr. Fitril Akbar Saat Menerima Sertifikat Akreditasi KARS di Jakarta

Penulis : Doess/Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMDari saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. H. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur patut berbahagia, pasalnya, Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada Senin (14/08/2017) lalu, telah mengeluarkan hasil akreditasi RSUD dr. H. Moh. Anwar berdasarkan surat keputusannya dinyatakan terakreditasi tingkat paripurna.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Fitril Akbar mengucapkan terima kasih terhadap tim yang telah mempersiapkan akreditasi. Sedangkan persiapan dilakukan dalam jangka waktu selama hampir satu tahun lamanya. Karena pada umumnya, rumah sakit itu menyiapkan akreditasinya dalam waktu minimal dua tahun.

“Dengan diraihnya akreditasi paripurna ini, menjadikan pelayanannya di rumah sakit kepada  masyarakat terus membaik,” Katanya menjelaskan, Rabu (16/08).

Menurut dr. Fitril Akbar, ada empat tingkatan akreditasi yang ditetapkan KARS berdasarkan sistem akreditasi versi 2012, yakni tingkat dasar, madya, utama dan paripurna.

“Untuk mencapai tingkat paripurna, suatu rumah sakit harus lulus penilaian 15 program kerja, diantaranya akses dan kontinuitas pelayanan, manajemen pemberian obat, pendidikan pasien dan keluarga, dan keselamatan pasien,” Ucapnya menerangkan.

Dari segi sistem kerja sumber daya manusia kata dr. Fitril Akbar, bahwa dalam menghadapi akreditasi, koordinasi berjalan secara kontinyue dan berkesinambungan, yakni semua perintah dari pimpinan dijalankan bawahan dan dibarengi usulan dari bawah ke pimpinan.

“Yang sangat dibutuhkan adalah Kerjasama dari 429 karyawannya  yang menjadi kekuatan utama dan terbesar, sehingga persiapan akreditasi yang berjalan singkat dapat kita raih saat ini,” Paparnya dengan nada penuh semangat.

Dr. Fitril juga mengemukakan, yang dikerjakan dari akreditasi ini  tidak hanya sekadar visitasi selesai begitu saja. Namun kontinuitas dan berkesinambungan dalam hal pelaksanaannya adalah yang diinginkan.

“Diharapkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat menjadi lebih baik dan akan terus diperbaiki, karena itulah tujuan sebenarnya dari akreditasi,” Pungkas Fitril.