Puncak HGN 2018 Provinsi Jatim, Bupati Busyro Sampaikan Program Bagi Honorer K2 di Sumenep

oleh
Bupati KH A. Busyro Karim saat menyampaikan sambutan di acara puncak HGN, HUT ke-73 PGRI, dan Hari Aksara Internasional ke-53 Provinsi Jawa Timur di Sumenep. (Foto: Ist/SorotPublik)

Penulis: Ismi/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Puncak acara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN), HUT ke-73 PGRI, dan Hari Aksara Internasional ke-53 tingkat Provinsi Jawa Timur di Sumenep, berlangsung pagi ini. Karena itu, sebagai tuan rumah, Bupati KH A. Busyro Karim menyambut dan berucap terima kasih atas kedatangan para tamu dan 50.000 orang yang hadir di Gor A. Yani Panglegur, Sumenep, Madura itu.

Selain guru se-Jawa Timur, hadir dalam gawai besar tersebut, Ketua PB PGRI Dr. Unifah Rasyidin, M.Pd, Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Tentu saja, hadir pula jajaran Forkopimda dan Pimpinan OPD Sumenep.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam acara pagi hari ini. Dan yang kedua, saya ingin mengucapkan selamat datang di Kabupaten Sumenep yang Super Mantap ini,” ucap Bupati Busyro, Sabtu (17/11/2018).

Dijelaskan, bahwa kondisi para guru di Sumenep bisa saja berbeda dengan guru-guru di luar Sumenep yang tidak mempunyai pulau dari sisi tantangan geografis. Maka sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah kepada dunia pendidikan Sumenep, diberikanlah tunjangan bagi guru honorer K2, honorer yang mau K2, ditambah lagi dengan bantuan transport.

“Tunjangan bagi Honorer K2 itu sebesar Rp 8,2 miliar. Sedangkan tunjangan bagi guru honorer mau K2 saya ambil khususnya di pulau-pulau yang SD-nya jauh sekali demi mengangkat potensi di pulau itu. Anggarannya sekarang Rp 3,7 miliar, itupun ditambah dengan bantuan tansport sebesar Rp 3,6 miliar,” ungkap Bupati Busyro.

Di luar semua itu, pihaknya mengaku senang bisa menjadi taun rumah acara peringatan HGN, HUT ke-73 PGRI, dan Hari Aksara Internasional ke-53 Provinsi Jatim. Sehingga, orang nomor satu di Sumenep itu kembali menyampaikan terima kasih dan meminta maaf apabila ada kekurangan dari acara tersebut.

“Mungkin hal-hal yang baik bisa dikenang, dan hal yang kurang menyenangkan mohon dimaafkan,” kata Bupati.

Akan tetapi, pihaknya mengaku sudah maksimal untuk mempersiapkan acara tersebut. Bahkan, Pemkab Sumenep menyuntik dana sebesar 1,2 miliar dari APBD untuk acara pagi hari ini dengan seluruh rangkaiannyq mulai kemarin.

“Untuk itu, kami mengucapkan Hari Guru Nasional dan HUT ke-73 PGRI dan Hari Aksara Internasional ke-53 tingkat Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.