Masyarakat Pamekasan Demo Kantor DPRD

Rabu, 16 November 2016 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Nanang

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.com – Aksi massa yang mengatasnamakan Koalisi Rakyat meluruk kantor DPRD Pamekasan, Rabu (16/11/2016), menuntut profesionalitas pekerjaan proyek.

Ribuan massa tersebut dihadang oleh aparat kepolisian guna menjaga ketertiban aksi demo. Setelah bercengkrama melantunkan orasinya, 10 perwakilan demonstran dipersilahkan masuk oleh wakil rakyat untuk berdiskusi diruang komisi.

Menurut penanggung jawab aksi, Addusalam syah, saat ini Pamekasan disirami proyek jalan lumayan banyak. Namun sayang, kualitas rencana proyek tidak satu pun yang sesuai dengan rencana dan harapan masyarakat.

“Buktinya ketika kami turun kelapangan usai pekerjaan, tidak sampai hitungan jari, sudah kembali rusak,” Jelasnya.

Menurutnya rakyat bodoh jangan dibodohi oleh alibi pemerintah. Sehingga tiga dinas terkait dengan kucuran anggaran Rp373,418,000 terkesan fatal melancarkan program kerjanya. Ketika dinas yang dimaksud, PU Bina Marga, PU Pengairan, dan PU Cikatarung.

Dari itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Muhammad Karimullah mengapresiasi terhadap temuan masyarakat. Pihaknya akan terima tuntutan untuk perbaikan program pekerjaan fisik.

“Disini, masyarakat menuntut kami untuk membentuk team adhoc, kami buat team itu. Ini langkah strategis untuk dilakukan kajian secara ilmiah,” Katanya.

Sementara itu, ketiga dinas terkait yang diwakili oleh kepala bagian administrasi pembangunan, Rahmat Kurniadi Suroso, mengiyakan semua tuntutan yang tengah disampaikan dalam forum, Karena pihaknya hanya menjadi penegah.

“Karena kami hanya perwakilan saja, dipersilahkan suarakan jika ada temuan dilapangan. Kami tulis oret-oretan disini. Kami tinggal sampaikan ketiga dinas nanti,” Jelas Rahmat.

Keberlangsungan forum diskusi menelan waktu hingga 30 menit. Saat diskusi tersebut terjadi perdebatan, dimana salah satu wakil rakyat naik pitam, karena tidak terima pihaknya dikatakan tidak berkerja secara maksimal.

Diketahui, keributan tersebut berlangsung hampir 10 menit dan keadaan aman setelah dilakukan penertiban oleh petugas.

Berita Terkait

Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti
Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Ngonthel ke Kantor
Jawaban Bupati Sumenep atas PU Fraksi DPRD
7 Fraksi DPRD Sampaikan PU Nota Penjelasan Bupati Sumenep
Warga Pesisir Giligenting Temukan Diduga Kokain
Program Ketahanan Pangan Terus Berkembang
DPRD dan Pemerintah Sumenep Percepat Prolegda
LPK Siap Laporkan Kasus Kandang Sapi di Desa Rajun

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:30 WIB

Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti

Jumat, 17 April 2026 - 10:07 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Ngonthel ke Kantor

Kamis, 16 April 2026 - 14:47 WIB

Jawaban Bupati Sumenep atas PU Fraksi DPRD

Rabu, 15 April 2026 - 14:14 WIB

7 Fraksi DPRD Sampaikan PU Nota Penjelasan Bupati Sumenep

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Warga Pesisir Giligenting Temukan Diduga Kokain

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Pengaspalan di Desa Karangnangka Tanpa Prasasti

Minggu, 19 Apr 2026 - 14:30 WIB

BERITA TERKINI

Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Ngonthel ke Kantor

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:07 WIB

BERITA TERKINI

Jawaban Bupati Sumenep atas PU Fraksi DPRD

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:47 WIB

BERITA TERKINI

7 Fraksi DPRD Sampaikan PU Nota Penjelasan Bupati Sumenep

Rabu, 15 Apr 2026 - 14:14 WIB

BERITA TERKINI

Warga Pesisir Giligenting Temukan Diduga Kokain

Selasa, 14 Apr 2026 - 11:33 WIB