Mengaku Sekda Kabupaten Sumenep, Penipu Minta Uang

Rabu, 20 Januari 2016 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotpublik.com – Sumenep, Macam macam penipuan Semakin hari semakin marak dan caranya juga semakin beragam, hal ini semakin meresahkan masyarakat.

Seperti yang terjadi kepada TK Al-Quran Nurul Ulum Desa Pasongsongan Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Penipuan tersebut Sudah berani mengatas namakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, dan beberapa pejabat pemerintahan Di lingkuan pemkab Sumenep.

Menurut penuturan Muni Rozin selaku kepala TK tersebut, Awalnya pelaku menghubungi dirinya melalui telfone genggamnya mengatas namakan Ibu Nono Pejabat Pemkab Sumenep dengan nomer hendpone 085756706784. orang yang mengaku Ibu Nono itu memberitaun kalau TK Al-Quran Nurul Ulum mendapat bantuan uang 55 juta. Sementara perempuan itu menyuruh menghubungi Sekda Kabupaten Sumenep, untuk mengurusi semua proses pencairannya. lalu Muni menghubungi nomor yang dikasi oleh Ibu Nono dengan nomor hendpone 081245624446.

Benar orang yang memegang nomor itu mengatas namakan Sekda Kabupaten Sumenep Hadi Sutarto. sementara orang yang mengaku Sekda tersebut membenarkan adanya bantuan tersebut, serta mengatakan kalau cek sudah ada, tinggal menghubungi Ibu Dewi di bagian pencairan. sementara nomer Ibu Dewi 082189968629.

“Saya menghubungi Ibu dewi itu, namun untuk mencairkan bantuan yang 55 juta itu saya dikenakan biaya administrasi sebesar 5 juta, disuruh transfer ke rekening bagian bendahara,” cerita Muni pada Rabu (20/01/2016).

Sementara orang yang mengatas namakan Ibu Dewi tersebut tidak meberikan nomer rekening, namun malah menyuruh menyiapkan uangnya terlebih dahulu, kalau uangnya sudah siap Ibu Dewi tersebut akan memberikan nomer rekeningnya.

“Dari awal saya tidak curiga, malah saya curiga ketika orang yang mengaku Ibu Dewi itu miminta minta uang administrasi, baru saya curiga,” pungkasnya. (Fin)

Berita Terkait

Kampung Gurem dan Pesantren Bustanul Jadid Meriahkan Pawai 1 Muharram
SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor
Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi
Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM
Ketua Senat UIN Madura Sambangi Redaksi Kabar Madura
Kapolres Pamekasan Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi
Akses Jalan Raya Nasional Bau Kotoran Manusia
Pengendara Motor Meninggal Dunia di Akses Jalan Pamoroh

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:51 WIB

Kampung Gurem dan Pesantren Bustanul Jadid Meriahkan Pawai 1 Muharram

Senin, 15 Juni 2026 - 20:59 WIB

SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31 WIB

Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:22 WIB

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Kapolres Pamekasan Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Kampung Gurem dan Pesantren Bustanul Jadid Meriahkan Pawai 1 Muharram

Selasa, 16 Jun 2026 - 07:51 WIB

BERITA TERKINI

SMP Negeri 2 Pademawu Gelar Pawai Obor

Senin, 15 Jun 2026 - 20:59 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Ketawang Larangan Diringkus Polisi

Minggu, 14 Jun 2026 - 15:31 WIB

BERITA TERKINI

Bupati Pamekasan Serap Keluh Kesah Pelaku UMKM

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:22 WIB

SUMENEP

Rumah Warga di Giliraja Terbakar Dilalap Sijago Merah

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:12 WIB