Begini Kronologi Dugaan Pungli oleh Oknum Polisi di Sumenep

Minggu, 17 Januari 2021 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot salah satu isi chat WhatsApp dari oknum polisi inisial Ch kepada Jayadi pada tanggal 10 November 2020. (Foto for Sorot Publik)

Screenshot salah satu isi chat WhatsApp dari oknum polisi inisial Ch kepada Jayadi pada tanggal 10 November 2020. (Foto for Sorot Publik)

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum polisi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ternyata cukup panjang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jayadi (korban) tidak sadar akan terjebak dalam pusaran pemerasan, karena keinginannya membantu HS, sang ayah yang terlibat kasus dugaan pencabulan.

Ketika ditemui SOROTPUBLIK.COM pada tanggal 07 Januari 2021 lalu, warga Kecamatan/Pulau Sapeken itu menceritakan detail bagaimana awal dirinya menjadi korban pungli si oknum polisi.

Sekitar bulan November 2020 lalu, Jayadi ingin mengubah BAP kasus dugaan pencabulan di Polsek Sapeken.

Waktu itu, Jayadi bertemu dengan salah satu anggota Polsek Sapeken inisial Ch untuk mengurus kasus yang menimpa tersangka HS yang tak lain ayahnya sendiri.

“Habis itu kita dimintai dana sebesar Rp 2,5 juta untuk mengubah BAP. Setelah di sini (Pengadilan) BAP-nya enggak ada perubahan,” tutur dia di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, Kamis (7/01/2021).

Selanjutnya masih di bulan November 2020, oknum polisi inisial Ch itu kembali meminta uang pada Jayadi dengan modus biaya surat keterangan kondisi kejiwaan sang ayah.

Berita Terkait

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:21 WIB

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB