Bupati Sumenep Serahkan Santunan ke Ahli Waris Nakes Meninggal Akibat Covid-19

Selasa, 22 September 2020 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan kepada ahli waris yang meninggal dunia Covid-19

Bantuan kepada ahli waris yang meninggal dunia Covid-19

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menyerahkan langsung santunan dari Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kepada keluarga almarhum Abdul Hamid tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang meninggal akibat terinfeksi Virus Corona atau Covid-19.

Santunan yang diberikan pemerintah sebesar Rp. 300 juta kepada ahli waris yakni istri almarhum Abdul Hamid di Kantor Bupati.

“Kami sejatinya tidak menginginkan acara seperti ini terjadi tetapi inilah takdir Allah SWT, bahwa Abdul Hamid seorang perawat di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang kerjanya luar biasa untuk membantu menyukseskan pelayanan di rumah sakit yang akhirnya meninggal dunia karena terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Bupati, Selasa (22/09/2020).

Bupati mengucapkan turut berduka cita dengan gugurnya tenaga medis dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep, dan meninggalnya perawat itu harus menjadi perhatian bersama baik tenaga kesehatan, dokter dan masyarakat agar meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas.

Apalagi saat ini, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 belum berakhir bahkan bertambah, sehingga seluruh pihak harus meningkatkan kewaspadaan dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Kami minta masyarakat disiplin menaati peraturan pemerintah dan protokol kesehatan, karena kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah, bahkan hari ini telah melakukan swab tes kepada 23 orang dan hasilnya positif,” imbuh Bupati dua periode.

Sementara untuk menekan penyebaran Covid-19 khususnya di Kecamatan Saronggi, pihaknya telah melakukan lockdown di kecamatan setempat, bahkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumenep melakukan penyemprotan disinfektan di kampung-kampung sekaligus memeriksa warga yang kondisinya tidak sehat.

“Untuk sementara warga yang desanya di-lockdown tidak boleh keluar dan atau masuk kecuali ada keperluan sangat penting,” tandas Bupati.

Penulis: N/Yusa’
Editor: Heri

Berita Terkait

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:21 WIB

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB