Pemuda Adat Bupolo Minta Ibukota Provinsi Maluku Pindah ke Pulau Buru

Senin, 5 Agustus 2019 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alvin Armando Wael, salah seorang pemuda adat asal Petuanan Kayeli, Kabupaten Buru. (Foto: Adam S/SorotPublik)

Alvin Armando Wael, salah seorang pemuda adat asal Petuanan Kayeli, Kabupaten Buru. (Foto: Adam S/SorotPublik)

Penulis: Adam S
Editor: Kiki

BURU, SOROTPUBLIK.COM – Wacana pemindahan ibukota Provinsi Maluku kembali digulirkan. Kali ini pemuda adat Bupolo Pulau Buru meminta Pemerintah Provinsi di bawah komando Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail agar dapat memindahkan ibukota Provinsi Maluku ke Pulau Buru.

“Bukan Makariki, tapi Ibukota Provinsi Maluku layak dipindahkan ke Pulau Buru, tepatnya di Namlea. Pulau Buru berada di tengah-tengah Provinsi Maluku. Di sini juga  terukir banyak sejarah bangsa,” kata Alvin Armando Wael, salah seorang pemuda adat asal Petuanan Kayeli, Senin sore (05/08/2019).

Alvin yang juga putra mantan Raja Petuanan Kayeli itu mengatakan, Buru yang disahkan secara resmi menjadi kabupaten melalui UU No 46 Thn 1999 sejak 19 tahun lalu, sudah cukup maju.

Kebangkitan Buru menjadi daerah otonom telah banyak terjadi pasang surut selama ini. Namun, kiprah kemajuan Kabupaten Buru cukup pesat. Bahkan, pembangunan telah dirasakan hingga menjadi salah satu kabupaten cukup berkembang di Maluku.

“Kini periode kemajuan Kabupaten Buru mulai nampak tak lagi menjadi kabupaten merangkak. Namun, menjadi kabupaten yang siap berjalan dan berlari, bahkan bisa disetarakan dengan kabupaten yang maju di Provinsi Maluku,” ungkap Alvin mempromosikan Pulau Buru.

Dengan alasan tersebut, Alvin mengusulkan ibukota Provinsi Maluku dipindahkan ke Pulau Buru.

Ia menyebut pencanangan Gubernur Maluku tentang pemindahan Ibukota Provinsi Maluku ke Pulau Seram pada saat kampanye adalah langkah strategis untuk kemajuan Provinsi Maluku. Namun, langkah strategis tersebut harus dipikir lebih matang dengan pertimbangan-pertimbangan mendasar lainnya.

“Sebagai seorang anak adat Pulau Buru,  sungguh menjadi sebuah kehormatan apabila rencana pemindahan Ibukota Provinsi Maluku itu dialihkan ke Kabupaten Buru,” ucap Alvin.

Menurut dia, banyak alasan yang mendukung usulan pemindahan ibukota Provinsi Maluku ke Pulau Buru. Selain letaknya strategis, akses transportasi di Kabupaten Buru sudah mulai berkembang.

“Sudah ada pelabuhan dan bandara yang memadai. Letaknya cukup sangat strategis antara Laut Banda di selatan dan Laut Seram di utara, dan di barat ada Pulau Ambon. Ini tentunya memberikan keuntungan luar biasa bagi Provinsi Maluku,” papar Alvin dengan semangat.

Untuk itu, ia yakin jika Gubernur Maluku Murad Ismail berani menempatkan Pulau Buru dalam agenda prioritas Pemprov Maluku dan merencanakan pemindahan Ibukota Provinsi Maluku, maka dukungan akan mengalir dari sejumlah pihak. Terutama, semua stokholder di Kabupaten Buru, masyarakat kecil, hingga pemangku adat.

Alvin optimis akan hal itu karena berkaca pada masa lalu. Di mana para datuk dan orang tuanya juga pernah melakukan hal yang sama dengan menghibahkan lahan kurang lebih 100.000 ha untuk dijadikan pemukiman dari 12.000 imigran asal Pulau Jawa.

“Ini menjadi alasan mendasar dan telah membuktikan kalau Buru adalah negeri yang ramah untuk siapa saja. Jika pencanangan itu dialihkan ke Buru, sudah tentu sebagai anak adat saya sangat optimis para pemangku adat di setiap petuanan akan menghibahkan lahan untuk pembangunan Ibukota,” tandasnya penuh semangat.

Berita Terkait

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim
Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:21 WIB

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB