Tanggapi Surat Balasan Perhutani Bondowoso, Kejari Situbondo Akan Cek Keberadaan BB Kayu

Rabu, 13 Februari 2019 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BB kayu hasil putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Situbondo mulai sejak tahun 2017. (Foto: Ainur/SorotPublik)

BB kayu hasil putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Situbondo mulai sejak tahun 2017. (Foto: Ainur/SorotPublik)

Penulis: Ainur/Kiki

SITUBONDO, SOROTPUBLIK.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, Jawa Timur akhirnya mendapat surat balasan dari Perum Purhutani Bondowoso setelah melayangkan surat sampai dua kali.

Dalam surat itu, Kejari meminta Perhutani Bondowoso agar memberikan laporan terkait Barang Bukti (BB) kayu hasil putusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Situbondo mulai sejak tahun 2017.

Meski polemik keberadaan BB ini sudah mulai ada titik terang, Kejari Situbondo tetap ingin memastikan bahwa data yang dikirimkan Perhutani Bondowoso sesuai dengan bukti di lapangan.

“Iya, yang jelas dalam waktu dekat ini, kami bersama tim akan turun langsung ke TPK Tapen untuk menginventarisir dan melihat langsung keberdaan BB kayu,” tegas Bagus Nur Ja’far Adi Saputra, Kasipidum Kejari Situbondo, Rabu (13/02/2019).

Pada hari yang sama, tim khusus yang dibentuk Kejari Situbondo melakukan investigasi ke Tempat Penampungan Kayu (TPK) BB di Tapen. Dari data yang berhasil dihimpun, Kepala TPK mengatakan BB kayu tindak pidana illegal loging masih utuh belum ada yang dilelang.

“Jadi, semua BB Kayu semua masih utuh berada di sini. Terkait data-datanya, sudah kami kirim ke Purhatani sebagai laporan ke Kejaksaan,” ungkap Sukardi kepada sejumlah wartawan.

Berdasarkan laporan data yang dikirim Perum Perhutani serta hasil temuan di TPK Tapen tersebut, tim investigasi bersama Kejari Situbondo akan melakukan kajian dan dalam waktu dekat akan turun kembali ke TPK untuk mengetahui keabsahan data.

Berita Terkait

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan
Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower
Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan
Puskesmas Ambunten Gelar Pembahasan Standard Pelayanan
Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan
Beberapa Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah
Akses Jalan Poros Desa Seperti Persawahan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 09:29 WIB

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:07 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:11 WIB

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:09 WIB

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

Kades Pajenangger Diduga Lakukan Pemerasan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bumdes Bunga Desa Gelar Musyawarah Desa dan Santunan Anak Yatim

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:21 WIB

BERITA TERKINI

Puluhan Pohon di Wilayah Pantura Tumbang

Senin, 12 Jan 2026 - 09:29 WIB

BERITA TERKINI

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Diduga Mencari Pencitraan

Jumat, 9 Jan 2026 - 07:07 WIB

BERITA TERKINI

Warga Desa Campaka Tolak Pembangunan Tower

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:11 WIB

BERITA TERKINI

Stetmen Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Dipertanyakan

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:09 WIB