Kornologis Sungai Kebonangung Makan Korban

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Korban di bawak ke puskesmas pandia oleh masyarakat sekitar

Saat Korban di bawak ke puskesmas pandia oleh masyarakat sekitar

Penulis : Doess/Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COMDua bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar negeri (SDN) tewas tenggelam di sungai Desa Kebonagung, Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. Diduga keduanya tidak bisa berenang saat mandi di sungai sehabis pulang sekolah. Sabtu siang 26 Agustus 2017.

Untuk mendapatkan pertolongan medis kedua anak itu dilarikan ke Puskesmas Desa Pandian Kecamatan kota, namun naas kedua korban tersebut nyawanya tidak bisa diselamatakan dan meninggal dunia.

“Kedua anak yang tenggelam itu bernama Dany dan Febry umurnya sekitar 9 tahun dan saat ini duduk di bangku kelas IV SDN,” kata Ahmad Bakri tetangga korban.

Awalnya kata Bakri sehabis dari pulang sekolah terdapat tiga orang anak yang hendak mandi ke sungai. Yang mandi duluan dua orang, karena melihat dua temennya hendak tenggelam satu orang anak yang belum mandi itu lari memberi tahu ke warga kampung.

“Lalu warga berbondong-bondong datang ke lokasi melakukan pertolongan, namun naas keduanya ternyata tewas tak bisa diselamatkan,” katanya menjelaskan sambil menunjuk ke Ruang UGD Puskesmas Pandian.

Kuat dugaan keduanya tewas karena tidak bisa berenang, apalagi kondisi sungai Kebonangung bagian sebelah barat itu memang tergolong sangat dalam.

Sementara itu Kapolsek Kota Sumenep, AKP Widiarti mengungkapkan, kedua korban itu ditemukan sudah dalam kondisi mengapung dilarikan ke Puskesmas dalam keadaan sudah meninggal.

“Ada tiga anak dua orang yang mandi dan satunya lari memberitau ke warga, artinya satu anak itu selamat, kami akan ke rumah duka untuk minta keterangan dari saksi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan
Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme
Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik
Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah
Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
BIP Foundation Santuni 2.000 Anak Disabilitas
Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Penipuan Sepeda Motor
LPK Meminta Bupati Sanksi Kepala DKP2KB Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Rabu, 29 April 2026 - 13:13 WIB

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:49 WIB

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Berita Terbaru

BERITA TERKINI

Satreskrim Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Penganiayaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:42 WIB

BERITA TERKINI

Polres Pamekasan Tindak Tegas Ballap Liar dan Premanisme

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:10 WIB

BERITA TERKINI

Pemerintah Sumenep Fokus Tanam Bibit Mente di Beberapa Titik

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:04 WIB

BERITA TERKINI

Kripik Singkong Mulai Menembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:13 WIB

BERITA TERKINI

Warga Bluto Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Senin, 27 Apr 2026 - 12:49 WIB