Valentine Hanya Untukmu Yang Patah Hati

0
312

*Oleh : Nur Imama Elzain

Sorotpublik.com – Jaman sudah pada kecepatan kilometer 2016. Dikalangan remaja sudah tidak asing lagi apa itu yang namanya “cinta”. Jangankan remaja anak SD saja sudah kenal terhadap “cinta”. Banyak kejadian abmoral terjadi berawal dari ”cinta”, ada beberapa mahasiswi harus mati karena aborsi. Itu karena “cinta”. Tidak sedikitanak SMA yang hilang keperawanannya juga karena “cinta”.

Pada dasarnya cinta adalah jalan untuk meraih kemuliaan. Tapi realitanya malah menghancurkan moral.patut sudah dipertanyakan, benarkah engkau mencintainya ? atau hanya birahi saja.

Tulisan yang sedang anda baca hanya membahas “cinta” dalam lingkup pacaran. Pacaran hanyalah lembaga kepura-puraan yang mengatas namakan cinta untuk menutupi hasrat birahi.

Dari saking maraknya cinta dalam kaula muda, sampai ada perayaan hari cinta dan kasih sayang yaitu     “ hari Valentine”.

Sebuah hari yang selama ini di canangkan hari orang-orang yang sedang dirundung cinta, hari Valentine. Sebetulnya adalah kekeliruan besar.Valentine adalah milik mereka yang sedang patah hati. Bukan milik mereka yang mesra dalam bercinta.

Valentine sendiri adalah nama seorang pemimpin Katolik, yang dianggap sebagai martir_ islam:syuhada_oleh orang-orang Kristen( Katolik )karenanya digelari “ Santo”( orang suci ).

Kisahnya bermula ketika raja Claudius II menerbitkan kebijakan yang melarang prajurit-prajuritnya melakukan pernikahan. Karena menurut raja Claudius II, dengan tidak menikah para prajurit akan lebih agresif dalam perang.

Kebijakan tersebut ditentang oleh Valentine. Secara diam-diam dia menikahkan para prajuritnya. Lama kelamaan tindakan valentine diketahui. Valentine kemudian di jatuhi hukuman mati.

Sebelum hari eksekusi tiba,Valentine disekap dalam penjara.disana Valentine berkenalan dengan seorang gadis,anak sipir penjara. Gadis ini setia menjenguknya hingga detik-detik kematian valentine. Valentine menyukai gadis itu. Namun maut telah memisahkannya.

Setelah kematian Valentine,orang-orang selalu mengingat dengan sebuah perayaan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan Valentine dalam perjuangan cinta para prajuritnya.

Dua ratus tahun setelah kematian Valentine, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Februari sebagai hari Valentine. Demikianlah sejarah Valentine yang sebenarnya untuk mengenang dan memperingati santo kristen katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.

Dari sejarah tersebut, nampak sudah bahwa Valentine adalah orang nahas dalam cinta.dia yang dikecewakan oleh cinta dan mati di tiang gantung.

Kecewa, sakit hati, patah hati, di tolak cinta dan teraniaya cinta dalam pacaran itu adalah cinta yang sebenarnya.mungkin terlihat ganjil bila cinta ternyata “ menjauh ” bukan “ mendekat ” tapi itulah faktanya.

Sumenep, 11 Februari 2016

LEAVE A REPLY