Pupuk Sulit, Petani Terancam Tidak Bercocok Tanam

oleh

Sorotpublik.com – Sumenep, Petani Sumenep keluhkan masalah kelangkaan pupuk di Kabupaten Sumenep. Pasalnya sudah memasuki musim penghujan masyarakat tetap sulit mencari pupuk. Bahkan untuk sekedar membeli kiloan.

Seperti yang disampaikan oleh tawiyah petani asal Desa Longos, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sudah beberapa bulan ini tidak mendapatkan pupuk. Bahkan di agensi di desa setempat juga tidak penyediakan.

“Saya sudah dari dua bulan lalu sudah mencari pupuk. tapi sampai sekarang masih belum ada,” tutur Tawiyah pada (30/11/2015).

Menurutnya ia sudah mencari diberbagai agen untuk persediaan pada saat mulai cocok tanam nanti, namun ternyata belum ada. Jika pupuk masih tetap sulit petani terancam tidak akan bertani.

Ia juga menambahkan jika pupuk pada saat musim cocok tanam belum ada yang mendistribusikan. Ia memilih tidak bertani, Karena jika tetap bertani namun tidak ada pupuk, hasil taninya juga tidak maksimal. Bahkan hanya akan mengalami kerugian.

Sementara menurut agensi pupuk desa setempat H Pagi, mengaku belum mendapat jatah untuk distribusi ke masyarakat. Sehingga desa setempat mengalami kesulitan dalam mendapatkan pupuk.

“Saya belum mendapat bagian, sepertinya bulan Desember baru mendapat bagian, itupun masih belum tentu.” Jelas H. Pagi Saat ditemui di kediamannya.

Sampai saat ini masyarakat kabupaten sumenep masih memiliki ketergantungan kepada pupuk bersubsidi, sebab dari itu jika pupuk masih langka pertanian pada tahun ini tidak akan maksimal dan akan menyusut dari tahun-tahun sebelumnya. (Brewok/Fin)