Tiga Orang Anak Korban Ledakan Dahsyat Teridentivikasi

0
218

Penulis : Nanang

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COMPeristiwa ledakan dahsyat yang meluluhlantahkan sebuah rumah warga Kampung Sumber Gunung, Desa Ambender, Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur pada Rabu Siang (31/05) sekitar pukul 12:00 Wib, tiga orang anak yang menjadi korban ledakan sudah teridentivikasi.

Ketiga korban itu adalah, Alga (3) tiga tahun dan kakaknya Dani (13) tiga belas tahun serta sepupunya yang bernama Anas (2,5) dua setengah tahun.

Alga dan Dani, adalah putra dari pasangan suami istri, yakni Bapak Su’ud (40) tahun dan Istrinya Romlah (35) tahun. Sedangkan Anas (2,5) tahun yang merupakan dua pupu Dani dan Alga, adalah putra dari pasangan suami istri antara Bapak Zaini (35) tahun dan Istrinya Bu Fari (30) tahun.

Dalam peristiwa tersebut, 2 orang anak  bernama Alga dan Anas harus meragang nyawa. Sementara Dani yang juga menjadi korban peristiwa tersebut, kondisinya kritis.

Hasil imput data yang berhasil diperoleh media online sorotpublik.com di lokasi puskesmas desa setempat yang menjadi rujukan korban saat di evakuasi, Korban Jiwa Alga (3) tahun mengalami luka bakar dan luka lecet disekujur badannya serta rambut terbakar. Sedangkan korban jiwa Anas (2,5) tahun, juga mengalami luka bakar diseluruh badan namun rambutnya tidak terbakar.

Sementara kakaknya Alga yakni Dani (13) tahun, yang menjadi korban selamat namun masih kritis, mengalami luka di bagian alis sebelah kanan dan di jahit tiga.

Peristiwa ledakan dahsyat yang meluluhlantahkan rumah dan merengut dua korban jiwa yang terjadi sekitar pulul 12:00 Wib di rumah Pak Su’ud warga Kampung Sumber Gunung, Desa Ambender, Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, belum diketahui pasti penyebab kejadiaanya.

Namun dugaan sementara, peristiwa ledakan dahsyat itu terjadi akibat ledakan petasan di dalam rumah tersebut. Kendati demikian, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Mapolres Pamekasan, Sementara untuk kerugian di taksir kurang lebih sekitar 200 juta.

LEAVE A REPLY