Tiga Hari Hujan, Warga Dasuk Geger

oleh
Ilustrasi Masyarakat Dasuk membajak Sawanya

Penulis : Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM Tiga hari di guyur hujan warga Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur geger. Setelah tiga hari berturut-turut tanahnya disiram dengan air hujan, masyarakat setempat berbondong-bondong menggarap ladangnya untuk ditanami.

Sebab sudah lama hujan dinanti oleh warga setempat. bahkan oleh masyarakat Madura pada umumnya. Karena selain dibutuhkan untuk menyirami tanaman, daerah Madura juga panas karena tidak adanya hujan.

Seperti yang dikatakan oleh Sennan (45) Warga Dusun Dejeh, Desa Jelbuten, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep. Bahwa warga setempat sudah mulai menggarap ladangnya masing-masing untuk ditanami jagung dan kacang.

“Alhamdulillah dengan hujan yang sudah tiga hari ini kami sangat bersyukur, dari kemaren kami menunggu datangnya hujan untuk memulai bercocok tanam,” paparnya bangga kepada media online sorotpublik.com.

Menurutnya warga setempat tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Dengan langsung menggarap ladangnya. Ada yang masih membersihkan ladangnya dari sampah yang sekiranya mengganggu tanaman. Ada yang sudah membajak dan ditanami jagung dan kacang.

“Kami tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini, dengan hujan tiga hari ini, itu tandanya, sudah saatnya kami bercocok tanam,” pungkasnya.

Namun kesempatan ini masih belum bisa dinikmati oleh warga dari Kecamatan lain di Kabupaten Sumenep, karena hujan belum juga sampai. Dari pantauan sorotpublik.com hujan hanya terbatas pada wilayah tertentu saja. Diantanya adalah Kecamatan Ambunten, Kecamatan Dasuk dan wilayah Barat Kota Sumenep. Sementara untuk wilayah Timur masih belum ada sama sekali.