Ribuan Pengemudi Ojek Online Kembali Luruk Gedung DPR RI

0
11867

Penulis: Dzulfiqar

Jakarta, SOROTPUBLIK.COM – Ribuan pengemudi ojek online dari GrabBike dan Gojek kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta, Senin 23 April 2018.

Para ojol dari dua aplikator tersebut turun ke jalan di bawah koordinasi Komunitas Pengemudi Ojek Online (Kuman), Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (Garda) dan TEKAB.

“Koordinator di mobil komando. Kita ada banyak, ada TEKAB, GARDA, ada Kuman,” terang salah satu peserta aksi berseragam TEKAB di lokasi, Senin (23/04/2018).

Seperti aksi-aksi unjuk rasa sebelumnya, para ojol menuntut adanya kenaikan tarif dasar atas layanan jasa mereka. Diketahui, tarif dasar ojek online saat ini berkisar pada angka Rp 1600 – Rp 2000an per kilometernya.

Tuntutan lain yang disuarakan para pekerja digital tersebut dalam aksi kali ini adalah pencopotan menteri perhubungan Budi Karya Sumadi dari jabatannya. Para ojol tersebut menilai, Budi gagal menciptakan regulasi yang melindungi mereka sebagai pekerja digital pada jasa transportasi era ini.

Selain itu, para pengemudi ojek online ini juga meminta pihak berwenang untuk segera melakukan audit forensik pajak terhadap perusahaan aplikator yang selama ini menaungi mereka (Grab dan Gojek).

Lebih ekstrim, budak ojol juga meminta ketegasan pemerintah untuk mengusir Grab dari bumi Indonesia. Seperti diketahui, setelah Uber keluar dari pasar Indonesia dan menyisakan dua pemain besar aplikator yakni Grab dan Gojek, Grab lah yang hingga saat ini memberlakukan tarif dasar terendah bagi para drivernya.

LEAVE A REPLY