Resmi Diganti, Sumenep Punya Kasatlantas Baru

oleh
Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin, S.Ik saat memimpin Sertijab Kasatlantas Polres Sumenep baru, AKP Dedy Eka Aprianto, SH. (Foto: Ismi/SorotPublik)

Penulis: Ismi/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – AKP Inggit Prassetiyanto, SH, hari ini resmi melepas jabatan Kasatlantas Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur. Posisinya digantikan oleh AKP Dedy Eka Aprianto, SH, setelah upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang diikuti oleh sejumlah pejabat di lingkungan Polres Sumenep.

Upacara sertijab yang dilaksanakan di halaman Mapolres Sumenep itu, dipimpin langsung oleh Kapolres baru, AKBP Muslimin, S.Ik. AKP Dedy Eka Aprianto, SH, selaku pejabat yang mendapat tugas baru di Sumenep berjanji akan melanjutkan tugas dan program dari Kasatlantas Polres Sumenep lama.

“Ke depannya saya akan melanjutkan program yang sudah terlaksana dari Kasatlantas yang lama. Kita akan mengikuti dan melaksanakan tugas itu untuk Polres Sumenep. Untuk program baru nanti saya sampaikan setelah melihat dinamika di sini,” katanya, Senin (19/11/2018).

Sementara AKP Inggit Prassetiyanto, SH, Kasatlantas lama yang akan menjadi Kapolsek di jajaran Polres Gresik, mengaku sangat terkesan dengan masyarakat Kabupaten Sumenep. Menurutnya, masyarakat Sumenep adalah masyarakat yang dinamis.

“Kalau saya melihat aktivitas serta situasianya hampir mendekati kota besar, karena di sini adalah tempat wisata dan sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.

Selama menjadi Kasatlantas Polres Sumenep, Inggit menyatakan sudah melaksanakan tugasnya, minimal menertibkan para pengguna motor. Namun, ia juga meninggalkan PR untuk Kasatlantas Polres Sumenep baru mengenai masalah laka.

“Selama tugas di sini sementara yang sudah sesuai dengan target saya, minimal yaitu menertibkan pengguna jalan sepeda motor. Sebab pertama kali saya masuk, mayoritas korban dari kecelaaan adalah pengguna kendaraan sepeda motor. PR untuk Kasatlantas yang baru nanti saya akan sampaikan secara gamblang atau secara menyeluruh yang pada intinya adalah masalah laka, karena masih banyak lokasi-lokasi yang tidak diterangi oleh PJ (penerangan jalan),” tutur AKP Inggit.