Polres Sumenep Belum Tahan Pelaku Perkelahian

oleh

Penulis : Doess

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Untuk mengungkap pelaku perisitiwa pengeroyokan yang terjadi pada hari minggu 22 Januari 2017 dini hari kemarin, di depan mesjid jamik, tepatnya di utara kantor polsek kota. Pihak kepolisian polres sumenep sudah melakukan beberapa langkah, termasuk diantaranya telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya memang belum melakukan penahanan terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam perkelahian tersebut, karena kasus tersebut masih dalam penyidikan.

“Setelah semua proses selesai, akan mengadakan gelar perkara, ini dilakukan agar masyarakat tahu duduk persoalan yang sebenarnya, kenapa perkelahian yang melibatkan beberapa orang itu terjadi,” Katanya menjelaskan. Rabu (25/1).

Terkait adanya tuduhan bahwa sejumlah pelaku menggunakan celurit, Kapolres mengaku bahwa tudingan itu tidak benar, karena berdasarkan bukti dilapangan dan barang bukti (BB)  yang Diamankan oleh petugas adalah berupa benda tumupul.

“Ketiga korban akibat perkelahian tersebut adalah, Moh. Rijal, A. Zacky Tamimi, Lukman Effendi, terlapor Rudi Purwanto, Hartoyo. Barang bukti yang didapat dari tempat kejadian peristiwa (TKP) berupa pecahan gelas satu buah pasangan shock, pecahan gitar,’’ Ungkapnya menerangkan.

Diberitakan sebelunya, tiga warga Sumenep, masing-masing bernama Rizal umur 21 tahun, warga Dusun Patenongan, Desa Parsanga, Achmad Zaky Tamimi 21 tahun, warga Kelurahan Pajagalan, dan Lukman Efendi 30 tahun warga Dusun Sarpaan, Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, menjadi korban pengeroyokan puluhan preman.

Akibat pengeroyokan tersebut, ketiga korban mengalami luka dan harus dirawat di Rumah Sakit Daerah Moh. Anwar Sumenep. Bahkan salah satu korban mengalami luka-luka yang di duga akibat benda tajam.