Petani Garam Sumenep Sakit Hati pada Statement Presiden Jokowi di NTT

oleh -721 views
Petani Garam Madura
Ketua DPRD Sumenep, Hamid Ali Munir saat menemui massa Himpunan Masyarakat Petambak Garam (HMPG) Sumenep. (Foto: Hairul/SorotPublik)

Panulis: Hairul
Editor: Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Warga Kabupaten Sumenep akhirnya bereaksi atas pernyataan Presiden Jokowi terkait kualitas garam Madura beberapa waktu lalu di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Waktu itu Presiden yang kembali terpilih pada Pemilu April 2019 lalu tersebut mengeluarkan statement bahwa kualitas garam NTT lebih baik dari garam Madura.

Petambak garam yang yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Petambak Garam (HMPG) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Sumenep, Selasa (30/08/2019).

Koordinator Aksi, Deddi Ahmadi, mengaku statement presiden tersebut menyakiti hati para petani garam di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.

“Kami ingin Presiden mencabut pernyataanya bahwa garam produksi kami jelek,” ucap Deddi.

Massa tersebut akhirnya ditemui Ketua DPRD Sumenep Sementara, A. Hamid Ali Munir. Di hadapan para petani garam itu, ia mengakui kualitas garam Madura bagus.

“Kami akan tampung tuntutannya, untuk nantinya akan di kirim ke pusat, bahkan presiden,” ucap Hamid.

Setelah pihak DPRD Sumenep berjanji akan menindakjanjuti persoalan tersebut, massa akhirnya membubarkan diri dari depan gedung parlemen.