Pengendara dan Pejalan Kaki di Jalan Arya Wiraraja Sumenep Mengeluh, Ini Penyebabnya

oleh
Seorang pengendara sepeda motor melintas di Jalan Arya Wiraraja, Desa Kolor, Sumenep di mana sampah dibiarkan menumpuk. (Foto: Ilyas/SorotPublik)

Penulis: Ilyas/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Sejumlah pengendara dan pejalan kaki yang sering melitas di Jalan Arya Wiraraja, Desa Kolor, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhir-akhir ini mengeluh. Rupanya, mereka dibuat tak nyaman dengan adanya tumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap di jalan menuju terminal tersebut.

Fauzi (23), salah seorang pengendara sepeda motor yang sering melintas di jalan tersebut mengatakan, sudah beberapa hari ia melihat tumpukan sampah itu. Bahkan bukannya berkurang atau dibersihkan, kian hari sampah malah terlihat semakin banyak.

“Sangat disayangkan kalau tumpukan sampah yang semakin hari semakin menumpuk itu tidak ada yang peduli. Dari itu, butuh kesadaran bersama, terlebih untuk warga yang berada di sekitar, untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ungkap warga Slopeng, Kecamatan Dasuk itu, Jumat (30/11/2018).

Begitupula diungkapkan Nor (44). Pejalan kaki asal Desa Gunggung, Kecamatan Batuan itu, mengaku kurang nyaman saat melintas di Jalan Arya Wiraraja, Desa Kolor. Sebab, tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan menimbulkan banyak lalat dan bau tak sedap.

“Semoga pihak yang (bertanggung jawab) mengangkut sampah cepat datang untuk memindahkan, agar sampah yang tertumpuk itu tidak berceceran ke ruas jalan,” harap Nor.

Berdasarkan pantauan jurnalis sorotpublik.com, banyak pengendara dan pejalan kaki yang melintas di Jalan Arya Wiraraja itu, terlihat buru-buru dan menutup hidung. Pasalnya, tumpukan sampah tersebut mengeluarkan aroma tidak sedap.