Pemilik Sertifikat Lahan Garam Minta Keadilan

0
258

Penulis : Nanang

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COM – Kasus sengketa lahan garam Desa Majugan Kecatan Pademawu, Pamekasan, Madura Jawa Timur, hingga saat ini polemik tersebut masih berkepanjangan. Masyarakat yang mengklaim sebagai Pemilik sertifikat lahan garam di Desa setempat, berharap mendapatkan keadilan dan hak kelola lahan garam dari pihak yang berwenang.

Rusfandi bersama para pemilik sertifikat lahan tambak garam di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, minta keadilan atas hak pengelolaan lahan garam, karena lahan miliknya itu telah digarap oleh orang lain.

“Sebagai pemilik sertifikat lahan garam sejak 20 tahun, kami melaksanakan penggarapan secara normal. Tapi sejak 2012 hingga 2015, itu dikerjakan oleh orang lain,” tutur Rusfandi, Jumat (24/11).

Ia menuturkan, sejak tahun 2012, lahan tambak garam di Dusun Troken, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu digarap oleh warga bernama Pak Sipah.

“Ia mengklaim bahwa yang bersangkutan telah menerima mandat dari institusi tertentu untuk mengelola lahan garam. Dan pada 2016 semua lahan bersertifikat itu dikelola secara keseluruhan,” ujarnya, menjelaskan.

Padahal, sambung dia, lahan tambak garam di Dusun Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu, telah bersertifikat atas nama warga. Rusfandi mengaku, sudah beberapa kali melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian.

“Kami sudah beberapa kali melaporkan ke kepolisian, bahkan sudah terbit putusan pengadilan Pamekasan dan kami kasasi. Tapi pihak penggarap tetap merasa menguasai lahan kami,” katanya.

Sebagai pemilik sertifikat yang sah, dirinya bersama pemilik sertifikat lahan itu juga berharap agar pelaku ditangkap dan diberikan sanksi sesuai dengan perbuatannya. Sehingga, pihaknya bisa menggarap lagi lahannya.

LEAVE A REPLY