Kondisi Jalur Pantura Sumenep Makin Parah Pasca Hujan, Begini Keluhan Pengendara

oleh
Salah satu kondisi Jalan Nasional Jalur Pantura di Sumenep pasca hujan. (Foto: Heri/SorotPublik)

Penulis: Heri/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Kondisi Jalan Nasional Jalur Pantai Utara (Pantura) yang melalui empat Kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pasca hujan sungguh memprihatinkan.

Pasalnya, banyak lubang di jalan yang melintasi Kecamatan Manding, Dasuk, Ambunten, dan Kecamatan Pasongsongan itu, kini semakin membesar akibat hujan beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Sumenep.

Tak ayal, kondisi tersebut mulai dikeluhkan banyak pengendara. Salah satunya seperti disampaikan Uyung (36), saat melintasi akses Jalan Raya Manding.

Warga Kecamatan Batang-Batang itu mengungkapkan, dirinya harus berhati-hati saat melintasi berapa titik jalan yang berlubang akibat banyak genangan air hujan.

“Saya tadi di beberapa titik jalan nasional ini harus berhati-hati. Sebab saya lihat jalannya banyak yang berlubang dan lubangnya berisi air hujan,” tuturnya, Selasa (13/11/2018).

Pengendara lain yang enggan disebut namanya juga mengungkapkan hal sama. Ia menilai Jalan Nasional di Jalur Pantura sepertinya perbaikannya tidak diprioritaskan. Karena ia melihat jalan yang diperbaiki hanyalah sebagian dan itupun dinilai tidak memperhitungkan di mana saja yang rusak parah.

“Saya juga heran, Mas. Sebab jalan di Jalur Pantura ini yang diperbaiki hanya sebagian saja. Padahal masih banyak jalan yang rusak parah, namun hingga saat ini hanya ditambal sulam,” pungkasnya.