Komunitas Pewarta Deklarasikan “Jurnalisme Damai dan Beretika dalam Pemilu”

0
9460

Penulis: Dzulfiqar

Jakarta, SOROTPUBLIK.COM – Para pewarta dari berbagai platform media nasional yang tergabung dalam Komunitas Pewarta Pemilu mendeklarasikan “Jurnalisme Damai dan Beretika dalam Pemilu” pada Senin 07 Mei 2018 di ruang Media Center Bawaslu RI, Jakarta.

Deklarasi itu, diawali dengan diskusi publik bertajuk “Peran Media dalam Mewujudkan Pemilu Damai dan Berintegritas” dan dihadiri oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan, SH., Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman, Ketua Komisioner Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis, Ph.D dan Koordinator Komunitas Pewarta Pemilu, Arif Rahman sebagai pembicara.

“(1) Senantiasa menjaga integritas dan menjamin kemandirian dalam pemberitaan kepemiluan. (2) Teguh menjaga fungsi kontrol sosial berdasarkan profesi jurnalisme. (3) Bersikap adil dan berimbang dalam memberikan kesempatan yang sama kepada semua pemangku kepentingan secara transparan. (4) Menguatkan pesan damai dan memberi solusi pada peristiwa konflik serta tidak memperuncing situasi diantara pemangku kepentingan kepemiluan. (5) Menaati kode etik jurnalistik serta Pedoman Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran untuk menciptakan kedamaian dan menegakkan etika pemilu. (6) Senantiasa menyampaikan pesan pendidikan pemilih dan penguatan masyarakat dalam menyampaikan informasi kepemiluan,” bunyi deklarasi yang dibacakan bersama oleh anggota Komunitas Pewarta, Senin (07/05/2018).

Seremoni deklarasi “Jurnalisme Damai dan Beretika dalam Pemilu” tersebut juga diisi dengan penandatanganan bersama papan deklarasi oleh para deklarator dan para pembicara kecuali perwakilan Dewan Pers yang berhalangan hadir. Koordinator Komunitas Pewarta Pemilu itu, Arif Rahman mengatakan, keberadaan Komunitas Pewarta Pemilu dan deklarasi itu diharapkan bisa menjadi wadah bersama bagi para pewarta untuk menepis berita hoax terkait pemilu mendukung terwujudnya pemilu adil dan berintegritas.

“Dengan Komunitas ini, kita menangkal hal-hal seperti itu (hoax). Kita lebih kerjasama lah,” kata Arif.

LEAVE A REPLY