Hadiri Closing SKK Ke-3 Kopri PMII Jember, Begini Harapan Ketua Kopri PB PMII

oleh
Hadiri Closing SKK Ke-3 Kopri PMII Jember, Begini Harapan Ketua Kopri PB PMII
Ketua Kopri PB PMII, Septi Rahmawati saat sambutan pada Closing Sekolah Kader Kopri (SKK) ke-3 Kopri PMII Cabang Jember. (Foto: Moh. Ibnu AS/SorotPublik)
loading...

Penulis: Moh. Ibnu AS/Kiki

JEMBER, SOROTPUBLIK.COM – Ketua Kopri PB PMII, Septi Rahmawati menyampaikan harapan yang besar terhadap kader Korps PMII Puteri (Kopri) saat Closing Sekolah Kader Kopri (SKK) ke-3 yang digelar oleh Kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi PMII) Cabang Jember.

Harapan tersebut khususnya ditujukan terhadap kader Kopri PMII Jember agar dapat mengadvokasi dan mengaktualisasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan yang telah dilakukan pada SKK tersebut.

Loading...

Saat dikerumuni wartawan seusai Closing SKK di Balai Diklat Kabupaten Jember, Septi Rahmawati meminta Kopri PMII Jember harus siap melanjutkan perjuangan pendiri-pendiri PMII melalui tangan lembut kader Kopri PMII.

Ia berharap ada output berupa tindak lanjut dari SKK ke-3 yang juga merupakan harapan dari peserta, agar menjadi bukti kongkret dan direalisasikan sebenar-benarnya. Bahkan, agenda SKK dimintanya dapat dijadikan literasi baru bagi seluruh Kader Kopri PMII dari tingkat lokal maupun nasional.

“Harapan saya terhadap Kopri dapat menjadi kader yang militan, kader-kader yang mampu melanjutkan perjuangan generasi terdahulu, serta mampu menjadi pemimpin baik di tingkat lokal, nasional, bahkan dunia. Saya juga menaruh harapan besar terhadap kader Kopri se-Indonesia dan khususnya Jember agar terus meningkatkan kualitas dirinya dengan terus meningkatkan intelektual serta skill yang dimilikinya,” ujar Septi, Minggu (28/07/2019).

Secara Nasional, lanjut dia, kaderisasi Kopri juga sudah ada. Yaitu Sekolah Kopri Nasional yang menjaring sahabati Kopri di daerah-daerah yang sudah melaksanakan SKK. Aktivitas rencana tindak lanjut pasca SKK ke depan pun akan menjadi gerakan nasional atau gerakan yang masif serta kongkret di masyarakat yang Septi sebut sebagai Kopri Inspiratif.

“Kami juga akan show up, hingga penyatuan kegiatan inspiratif dari tiap daerah dan kami jadikan satu kolektif menjadi sorotan baru dan warna gerakan kongkret Kopri di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Sementara Siti Khamidah selaku Ketua Kopri PMII Cabang Jember menuturkan, penetapan target wilayah advokasi Kader Kopri Cabang Jember bersinergi dengan PMII Cabang Jember memilih Gunung Sadeng, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

“Kader Kopri PMII Cabang Jember memutuskan untuk tidak membuka advokasi baru dan lebih memilih untuk bersinergi dengan advokasi yang dibangun PMII Cabang Jember,” ungkapnya.

Hal itu dilakukan juga sebagai ajang pembuktian bahwa ketika bicara PMII dan Kopri, keduanya tidak terpisah. Meskipun pada wilayah pengembangannya terpisah, Khamidah menegaskan dalam wilayah advokasi dan sebagainya Kopri harus tetap menyatu dengan PMII secara global.

“Harapan saya, selepas mengikuti pelatihan di Sekolah Kader Putri (SKK) yang ke-3 oleh PMII Cabang Jember, kader Kopri juga harus turut serta terlibat langsung akan adanya advokasi, baik jadi orator maupun negosiator,” ujarnya.