Ajang Balap Liar Semakin Menjamur di Pamekasan

0
342

Penulis : Nanang

PAMEKASAN, SOROTPUBLIK.COMAjang balapan liar di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, semakin hari semakin menjamur khususnya di bulan suci ramadhan. Hampir di semua titik lokasi daerah sepi, tiap sore hari menjadi tempat ajang balapan liar yang dilakukan kaula muda.

Ajang balap liar itu, salah satunya terjadi di beberapa titik akses jalan utama di jalur wilayah Pamekasan Utara (PANTURA) yakni di  daerah akses jalan raya pasean tepatnya di desa batukerbuy. Di lokasi ini, juga hampir disetiap sore hari di jadikan tempat ajang balapan liar oleh kaula muda yang menunggu waktu beduk buka puasa.

“Akses di jalan raya pasean menuju ke pasongsongang ini kerap dijadikan tempat balapan liar. Di bulan suci ramadhan ini dimulai sejak hari kedua puasa ramadhan.
Parahnya lagi, sampai sekarang polisi belum pernah membubarkan balapan liar tersebut. Akibatnya, tiap hari pembalap terus melakukan aksinya,” Kata Moh. Arifin. Jum at (09/06).

Aksi balapan liar di daerah itu, tiap sore harinnya terhitung sampai puluhan pengendara sepeda motor yang melakukan balapan liar. Di ajang balapan liar kaula muda setempat, salah satu dari gerombolan pembalap itu ada yang bertugas berjaga di ujung barat dan ujung timur mengantisipasi kedatangan polisi. Sehingga, jika ada mobil patroli polisi gerombolan pembalap langsung bubar.

Sementara secara terpisah, Kapolres Pamekasan, AKBP Nowo Hadi Nugroho, sebelumnya sudah memerintahkan polisi di jajaran polsek setempat untuk rutin melakukan pencegahan terhadap aksi balap liar tersebut. Selain itu, pihaknya juga berharap supaya pemuda tidak membiasakan balapan liar.

”Pencegahan dan penindakan balapan liar di pantura merupakan tugas jajaran polsek, jadi kami harap jajaran polsek setempat segera melakukan tindakan pengamanan secara tegas,” ungkapnya dengan Lugas.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa melakukan balapan liar di jalan raya melanggar aturan lalu lintas. Ia menghimbau, agar supaya sepeda motor yang terlibat balapan liar diamankan.

LEAVE A REPLY