Ada Komitmen di Rapat Bulanan Tingkat Kecamatan Parungkuda

oleh
Rapat Koordinasi Bulanan Tingkat Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (21/06/2019). (Foto: Tito/SorotPublik)
loading...

Penulis: Tito Akbar/Kiki

SUKABUMI, SOROTPUBLIK.COM – Rapat Koordinasi bulanan tingkat Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (21/06/2019) melahirkan satu komitmen penting dari sekian pembahasan.

Bertempat di aula kantor kecamatan setempat, Rakor bulanan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Parungkuda, H. Amir Hamzah, S.Sos.

Loading...

Ditemui di ruanganya, Sekretaris Kecamatan Parungkuda, Habiburrahman menjelaskan, rapat itu dihadiri Muspika, unsur dinas terkait, dan kepala dusun se-Kecamatan Parungkuda.

“Agenda rapat kali ini adalah penyampaian dan pemaparan hasil rapat koordinasi dinas di tingkat kabupaten,” ungkapnya, Jumat (21/06/2019).

Adapun beberapa isi yang disampaikan dalam rapat, di antaranya bagi desa yang belum lengkap BPD-nya diminta melaksanakan percepatan pelantikan BPD, dan segera mempersiapkan panitia pemilihan kepala desa, karena sebentar lagi akan mengadakan pemilihan kepala desa secara serentak.

“Kemudian pembentukan panitia PHBN (peringatan hari besar nasional) karena tinggal satu bulan lagi menghadapi bulan Agustus (HUT RI ke-74). Kebetulan yang terpilih Ketua Panitia adalah Ketua KNPI Kecamatan Parungkuda,” terang Habiburrahman.

Program pengumpulan Zakat, Infaq dan Sedekah juga masuk dalam pembahasan rapat. Sebab, di tahun ini pengumpulan di Kecamatan Parungkuda sedikit terhambat, sehingga perlu digalakkan kembali.

Terakhir, berkaitan dengan setoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Karena tahun ini Kecamatan Parungkuda tercatat di peringkat ke-39 dari 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.

“Maka dari itu, beliau (Camat, red) sengaja mengumpulkan para Kadus (Kepala Dusun) se-Kecamatan Parungkuda, sekaligus membuat komitmen tentang kesiapan para Kadus agar sebelum Agustus permasalahan PBB itu harus selesai atau lunas,” papar Habiburrahman.

Ia menilai, peringkat itu sangat buruk sekali. Pasalnya, baru tahun ini Kecamatan Parumgkuda mendapat ranking ke-39 dari jumlah 47 kecamatan.

“Harapannya, apa yang beliau (Camat, red) sampaikan dalam rapat agar berjalan lancar sesuai tujuan dan target,” pungkas Habiburrahman.