Jatim Specta Night Carnival V di Sumenep Sedot Ribuan Penonton

oleh
Bupati KH. A. Busyro Karim memberikan sambutan pada Pagelaran Parade Seni Budaya Jawa Timur Specta Night Carnival Ke-5 di Sumenep. (Foto: Heri/SorotPublik)

Penulis: Ismi/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Pagelaran Parade Seni Budaya Jawa Timur Specta Night Carnival Ke-5 di Kabupaten Sumenep, Madura, sukses memikat ribuan penonton.

Tak hanya masyarakat dari Sumenep, banyak penonton yang datang dari luar kota,  bahkan para wisatawan dari luar negeri.

Sumenep jadi tuan rumah Jatim Specta Night Carnival Ke-5 sebagai bentuk dukungan dari Pemprov Jawa Timur. Karena selain digelar rangka menyambut Hari Jadi Provinsi Jatim Ke-73, acara tersebut jadi penyambut Hari Jadi Sumenep yang Ke-749.

Jatim Specta Night Carnival Ke-5 dibuka dengan penampilan tarian tradisional khas Sumenep “Muang Sangkal”. Parade seni budaya itu start dari lokasi acara di depan Masjid Jamik dan finish di GOR A. Yani Panglegur Sumenep.

Para penonton disuguhi lagu-lagu khas Madura dan sejumlah penampilan menarik lainnya. Bermacam kesenian dan kebudayaan ditampilkan dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Sudarto, MM menyampaikan, maksud dan tujuan pagelaran Parade Seni Budaya Jatim Specta Night Carnival Ke-5 tersebut untuk meningkatkan nilai kreativitas dan produktivitas seniman. Khususnya, dalam bentuk arak-arakan sesuai dengan budaya dari masing-masing daerah.

“Untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas seniman,” ungkap Sudarto, Sabtu malam (20/10/2018).

Salah satu penampilan memukau di Pagelaran Parade Seni Budaya Jawa Timur Specta Night Carnival Ke-5 di Sumenep. (Foto: Ismi/SorotPublik)

Selain itu, Jatim Specta Night Carnival Ke-5 digelar untuk meningkatkan apresiasi masyarakat atas kekayaan seni dan budaya yang dimiliki Jawa Timur. Tentu saja, hal itu juga untuk meningkatkan promosi kunjungan pariwisata.

“Ini bertujuan untuk mempererat persatuan dan kesatuan di peradaban Jawa Timur,” imbuh Sudarto.

Sementara, Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim dalam sambutannya, berterima kasih kepada Pemprov Jatim yang telah melaksanakan acara tersebut di Sumenep. Selanjutnya, ia menyampaikan filosofi dan sejarah kabupaten yang dipimpinnya sedari era keraton hingga jadi kabupaten.

“Sumenep pada saat ini usia 749 dan sudah dipimpin oleh 35 raja dan 15 bupati dengan jumlah penduduknya 1.100 lebih,” ungkap Bupati Busyro.

Disampaikan, Sumenep memilik banyak kekayaan dan potensi wisata yang luar biasa. Termasuk 126 pulau yang sebagian sudah menjadi objek wisata jujukan para pelancong dari luar kota dan mancanegara.

“Ada Gili Labak, Giliyang, dan Pantai Sembilan di Giligenting,” sebut Bupati dua periode itu.

Jatim Specta Night Carnival Ke-5 diikuti puluhan kabupaten/kota di Jawa Timur. Namun, juga ada dua tamu kehormatan, yaitu dari Yogyakarta dan Kalimantan Timur.

Selain perwakilan masing-masing daerah dan Kadisbudpar Jatim, hadir dalam acara tersebut, gubenur yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Suprianto, SH, MH.