Jajiju Diterapkan KH. Muzakki

oleh
KH. Muzakki saat di temui di kediamannya

Penulis : Heri

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM KH. Muzakki selaku komete Madrasah Aliyah Negri (MAN) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berharap akan peningkatan kinerja semua elemen yang ada dalam naungan Madrasah Aliyah Negri Sumenep dari sebelum-sebelumnya.

Pasalnya setiap sesuatau yang menjadi profesinya harus benar-benar di tekuni dan didalami untuk mencapai suatu tujuan yang baik. Salah satu contohnya ketika menjadi seorang guru, harus benar-benar menjadi guru yang baik. Seperti selogan yang di tuturkan olehnya.

“Semuanya harus memiliki selogan Jajiju ,” tutur KH. Muzakki kepada jurnalis media online sorotpublik.com saat di temui di kedimannya.

Menurutnya selogan Jajiju di ambil dari pelajaran Setingkat Taman Kanak-kanak. Yang memiliki arti sangat bagus untuk sistem kinerja di Kabupaten Sumenep. Bahkan jika di terpkan dalamkehidupan sehari-hari atau bermasyarakat.

JA, itu berarti, jadilah apa saja yang baik, dan sesuai dengna aturan yang berlaku. Misalnya jadilah guru yang baik atau tidak sama sekali, jadilah kepala atau pemimpin yang baik atau tidak sama sekali. Sebab jika tidak baik dan tidak sesuai, itu sama saja dengan tidak berbuat apa-apa. Atau malah merugikan instansi, atau Negara.

Sementara kata JI, adalah Jihad dalam jalan kebaikan. Karena setiap sesuatu harus berangakat untuk perjuangan. Dengan perjuangan yang dilakukan, apapun itu akan bernilai adanya, tidak hanya sia-sia atau bernilai.

Kata akhirnya yaitu JU, yang berarti Jujur. Jujur tersebut harus diterapkan dalam hal apapun. Baik dalam kehidupan sehari-hari, sesama mahluk ataupun berkaitan dengan sang pencipta.

Maka dari itu Jajiju ini sangat menjadi harapan bagi sekolah MAN Kabupaten Sumenep agar peningkatan, baik dari sarana dan prasarana, terutama peningktana kualitas pendidikan semakin tampak dan maju.

“Yang penting semuanya harus dilakukan dengan memakai hati,” pungkasnya.