Disdik Sumenep Adakan Pemilihan Guru Berprestasi dan Berdedikasi 2018

oleh
Kepala Disdik Sumenep, H. A. Shadik saat memberikan sambutan pada acara Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi tahun 2018. (Foto: Ismi/SorotPublik)

Penulis: Ismi/Kiki

SUMENEP, SOROTPUBLIK.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengadakan Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi tahun 2018.

Puluhan perwakilan guru dan kepala sekolah TK, SD, dan SMP di Kabupaten Sumenep tampak mengikuti tes pemilihan tenaga pendidik dan kependidikan berprestasi dan berdedikasi itu di aula Hotel Utami.

Loading…

Sebelum acara pemilihan dimulai, para peserta mengikuti gladi bersih kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari tersebut.

Mareka yang akan mengikuti tes terdiri dari guru TK 18 orang, SD 23 orang, SMP 13 orang, kepala SD 21 orang, SMP 4 orang, dan pengawas sekolah sebanyak 9 orang. Sedangkan untuk tim penilai yaitu dari pengawas sekolah dan kepala sekolah di lingkungan Disdik Sumenep.

Adapun tujuan dari Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi menurut Kepala Bidang Ketenagaan Disdik Sumenep, Muhammad Saleh, salah satunya untuk mengangkat martabat guru sebagai pendidik di sekolah.

“Untuk mengangkat derajat, semangat pendidik dan tenaga kependidikan sebagai potensi yang martabat dan terlindungi,” ungkapnya, Jumat (14/12/2018).

Kepala Disdik Sumenep, H. A. Shadik berharap agar Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Berprestasi dan Berdedikasi itu berjalan dengan lancar sampai besok. Sebab, acara tersebut sangat penting sebagai salah satu bentuk penghargaan dan motivasi kepada tenaga pendidik dan kependidikan di Sumenep.

“Guru adalah pendidik dengan tugas utama mengajar, menilai, mengarahkan, membimbing, mengevaluasi para peserta didik,” katanya saat sambutan.

Karena itu, Shadik menegaskan seorang guru harus menguasai kompetensi atau teori-teori yang ada.

“Adapun kompetensi itu di antaranya kompetensi sosial, kepribadian, dan pendidik profesional,” pungkasnya.